..
Waduh,  Musala Kok Dipakai Kampanye

Waduh, Musala Kok Dipakai Kampanye

BANYUWANGI - Lokasi ibadah termasuk salah satu larangan sebagai lokasi kampanye. Masing - masing calon bupati yang bertarung di Pilbup Banyuwangi 2020 mestinya menaati.

Terbaru, akun Facebook (FB) Rudi Ernawan memposting foto maupun video aksi bagi - bagi bingkisan berlogo Partai Gerindra bertempat di musala. Tampak dalam video seorang pria membagikan alat peraga kampanye plus bingkisan yang terbungkus dalam tas plastik.

Dalam foto yang juga beredar di medsos terlihat seorang lelaki duduk bersimpuh di dekat pengimaman. Dalam gambar yang sama terlihat sejumlah ibu - ibu mengacungkan simbol dua jari.

Diduga, aksi bagi - bagi bingkisan di tempat ibadah ini terjadi di wilayah Kecamatan Srono. Dan lelaki yang membagikan diduga pengurus PAC Partai Gerindra Kecamatan Srono.

Ketua DPC Partai Gerindra Banyuwangi, H Naufal Badri, menyatakan aksi bagi - bagi bingkisan dan alat peraga kampanye di sebuah musola di Kecamatan Srono bukan perintah partai. Dia meyakini aksi itu dilakukan secara pribadi.

"Umpama pembagian dari Tim Bu Ipuk pasti ada pemberitahuan kepada kami. Sejauh ini tidak ada pemberitahuan," tepisnya.

Sampai Kamis (12/11/2020) sore, lanjut Haji Naufal, belum ada laporan dari bawah. Dia justru tahu aksi bagi - bagi bingkisan berlogo Partai Gerindra dari media sosial. Tapi adik kandung mantan Bupati Samsul Hadi itu mengakui lelaki yang tampak membagikan adalah pengurus lama PAC Kecamatan Srono.

"Semua orang bisa membuat logo seperti itu. Kami tidak ada perintah bagi - bagi bingkisan," tandasnya.

Koordinator Divisi Hukum Humas dan Data Informasi Bawaslu Banyuwangi, Hasyim Wahid, terkejut seraya menggeleng - gelengkan kepala. Pihaknya akan mencari tahu apakah peristiwa dalam video dan foto itu baru atau lama.

"Kami belum menerima informasi dari petugas kami di Panwascam Srono. Kita akan cari tahu," tuturnya. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Cewek Jaringan Sabu Buleleng Dituntut 8 Tahun Penjara
Selanjutnya Selipkan Sabu di Kaos Kaki, Kurir Banyuwangi ini Diganjar 12 tahun