..
Ungkap Kasus Polsek Banyuwangi Tertinggi
Kanit Reskrim Polsek Banyuwangi Ipda Sadimun (berdiri) merazia kawasan Plengsengan Marina Boom

Ungkap Kasus Polsek Banyuwangi Tertinggi

BANYUWANGI - Operasi Pekat Semeru 2021 memang sudah berlalu. Sebanyak 353 kasus berhasil diungkap dengan menetapkan 439 orang sebagai tersangka oleh Polresta Banyuwangi.

Capaian ini merupakan gabungan semua satuan di Polresta Banyuwangi plus 25 Kepolisian Sektor. Operasi yang digelar pada 22 Maret - 2 April 2021 ini menyasar premanisme, prostitusi, pornografi, perjudian, handak, miras, petasan dan kembang api, serta narkoba.

Dari angka kasus yang diungkap, Satuan di Polresta Banyuwangi mengungkap 65 kasus yang terdiri 29 judi, 3 premanisme, 13 miras, 2 prostitusi, 1 pornografi, 3 handak, 2 petasan, 12 narkoba. Disusul Polsek Banyuwangi dengan 44 kasus meliputi 3 judi, 30 premanisme, 7 miras, 1 prostitusi, 1 pornografi, 2 narkoba. Capaian ini, menurut Kanit Reskrim Polsek Banyuwangi Ipda Sadimun, menjadi yang tertinggi diantara jajaran polsek lain.

"Khusus prostitusi kita ungkap di sebuah hotel di Banyuwangi. Seorang mucikari kita tetapkan tersangka dugaan perdagangan orang," jelas Ipda Sadimun.

Sementara itu, Polsek Licin dan Songgon menduduki peringkat paling bawah dengan hasil ungkap masing - masing 2 kasus. Untuk Polsek Licin yang duduk di urutan 25 berhasil menjaring minuman keras. Sedangkan Polsek Songgon yang menempati posisi buncit menggulung 2 premanisme.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin SIK melalui Kapolsek Banyuwangi AKP Kusmin berharap Ramadan 1442 H berjalan tenang dan aman. Penindakan dalam Operasi Pekat Semeru di 2021 dapat meredam semua aksi kejahatan jalanan.

"Selama puasa kita tingkatkan patroli blue light. Titik rawan sudah kita petakan dan memerintahkan anggota agar lebih intensif melakukan pengawasan," kata AKP Kusmin.

Berikut hasil capaian ungkap kasus 25 Polsek selama Operasi Pekat Semeru 2021 :

1. Polresta 65 kasus (29 Judi, 3 Premanisme, 13 Miras, 2 Prostitusi, 1 Pornografi, 3 Handak, 2 Petasan, 12 Narkoba)

2. Banyuwangi/Kota 44 kasus (3 Judi, 30 Premanisme, 7 Miras, 1 Prostitusi, 1 Pornografi, 2 Narkoba)

3. Purwoharjo 32 kasus (25 Premanisme, 1 Judi, 5 Miras, 1 Narkoba)

4. Gambiran 24 kasus (17 Premanisme, 4 Miras, 3 Narkoba)

5. KPPP 21 kasus (11 Premanisme, 10 Miras)

6. Genteng 19 Kasus (11 Premanisme, 1 Judi, 4 Miras, 3 Narkoba)

7. Giri 17 kasus (9 Premanisme, 7 Miras, 1 Narkoba)

8. Rogojampi 14 Kasus (1 Judi, 9 Premanisme, 2 Miras, 2 Narkoba)

9. Singojuruh 13 Kasus (5 Premanisme, 7 Miras, 1 Narkoba)

10. Kabat 13 Kasus (11 Premanisme, 1 Miras, 1 Narkoba)

11. Cluring 12 kasus (5 Premanisme, 6 Miras, 1 Narkoba)

12. Kalibaru 11 kasus (9 Premanisme, 1 Miras, 1 Narkoba)

13. Tegaldlimo 10 Kasus (6 Premanisme, 2 Miras, 2 Narkoba)

14. Wongsorejo 9 Kasus (6 Premanisme, 1 Miras, 2 Narkoba)

15. Muncar 8 Kasus (3 Premanisme, 4 Miras, 1 Narkoba)

16. Siliragung 8 Kasus (4 Premanisme, 4 Miras)

17. Sempu 6 Kasus (2 Premanisme, 4 Miras)

18. Srono 5 Kasus (1 Premanisme, 1 Prostitusi, 1 Miras, 2 Narkoba)

19. Tegalsari 4 Kasus (3 Premanisme, 1 Judi)

20. Pesanggaran 4 Kasus (1 Premanisme, 3 Miras)

21. Glenmore 4 Kasus (2 Premanisme, 1 Miras, 1 Narkoba)

22. Glagah 3 Kasus (1 Premanisme, 2 Judi)

23. Bangorejo 3 Kasus ( 2 Miras, 1 Narkoba)

24. Kalipuro 3 Kasus (1 Judi, 1 Premanisme, 1 Miras)

25. Licin 2 Kasus (2 Miras)

26. Songgon 2 Kasus (2 Premanisme)

Sebelumnya Industri Senjata Api Ilegal Digerebek
Selanjutnya Gudang Penyimpanan Vaksin Covid-19 Dijaga Personel Pilihan