..
Tiba di PN, Sudikerta Disambut Isak Tangis

Tiba di PN, Sudikerta Disambut Isak Tangis

Suksesinews.net, Denpasar - Dengan mengenakan pakaian adat serba putih, I Ketut Sudikerta tiba di Pengadilan Negeri Denpasar, pukul 12.40 Wita, Kamis (12/9).

Mantan Wakil Gubernur Bali ini terlihat tegar saat turun dari bus jemputan tahanan bersama para terdakwa lain termasuk mantan sekjen Ormas Laskar Bali, Ketut Ismaya.

Dengan tangan di borgol, Pria asal Bukit Pecatu Kuta Selatan itu masih menyempatkan diri untuk mengucap salam kepada kerabat dan simpatisannya yang sejak lama menunggu di depan ruang titipan tahanan.

Isak tangispun terlihat saat para kerabat dan keluarga Sudikerta saling berangkulan dan bersalaman sebelum masuk ke ruang sel. "Tetap semangat, saya yakin kebenaran akan kita buktikan di pengadilan ini," singkat Sudikerta saat menyapa wartawan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya kasus ini berawal pada 2013 lalu saat Maspion Grup melalui anak perusahaannya PT Marindo Investama ditawarkan tanah seluas 38.650 m2 (SHM 5048/Jimbaran) dan 3.300 m2 (SHM 16249/Jimbaran) yang berlokasi di Desa Balangan, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung oleh Sudikerta.

Tanah ini disebut berada di bawah perusahaan PT Pecatu Bangun Gemilang, dimana istri Sudikerta, Ida Ayu Ketut Sri Sumiantini menjabat selaku Komisaris Utama. Sementara Direktur Utama dijabat Gunawan Priambodo.

Setelah melewati proses negosiasi dan pengecekan tanah, akhirnya PT Marindo Investama tertarik membeli tanah tersebut seharga Rp 150 miliar. Transaksi pun dilakukan pada akhir 2013.

Namun beberapa bulan setelah transaksi justru baru diketahui jika SHM 5048/Jimbaran dengan luas tanah 38.650 m2 merupakan sertifikat palsu. Sedangkan SHM 16249 seluas 3.300 m2 sudah dijual lagi ke pihak lain. Akibat penipuan ini, PT Marindo Investama mengalami kerugian Rp 150 miliar. rie/suksesinews

 

 

Sebelumnya Sabu Jaringan Aceh-Medan-Bali Berat 5 kg Dimusnahkan BNNP Bali
Selanjutnya Mukayin Pilih Affan Ruliananta Jabat Sekum KONI Banyuwangi