..
Tak Pakai Masker, Pilih Denda Uang Atau Kurungan

Tak Pakai Masker, Pilih Denda Uang Atau Kurungan

BANYUWANGI - Jangan latah tak pakai masker sewaktu berkendara di jalan raya. Jika bandel bersiap - siaplah terkena denda uang atau kurungan.

Di Banyuwangi, mulai Selasa (14/9/2020), sanksi itu telah diterapkan. Tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Kejari dan PN Banyuwangi menggelar Operasi Yustisi. Operasi ini menindaklanjuti Inpres No.06 Tahun 2020 serta Perda 02 Tahun 2020 yang diperkuat dengan Peraturan Gubernur Jatim No. 53 Tahun 2020. 

“Selama ini kami bersama Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi sudah memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Sehingga saat ini kami menindak tegas warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan, khususnya yang tidak menggunakan masker di jalan raya,” ucap Kapolresta Banyuwangi, Kombes Arman Asmara Syarifudin SIK.

Penerapan awal sanksi denda atau kurungan ini berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sritanjung Banyuwangi. Di depan Masjid Agung Baitur Rahman tersebut, petugas gabungan menerapkan sidang di tempat.

"Bagi pengendara yang melanggar mengikuti sidang di tempat dan membayar denda Rp 30 ribu atau kurungan tiga hari. Usai menjalani sidang diberi masker secara gratis oleh petugas," lanjut Kombes Arman.

IMG-20200914-WA0037

Denda uang yang dijatuhkan terbilang ringan. Menilik isi Perda 02 Tahun 2020, denda maksimal yang dikenakan Rp 250 ribu bagi pelanggar masker.

Pemberlakuan sanksi denda ini dalam rangka menuntaskan pandemi Covid-19 bukan hanya menjadi tugas pemerintah, peran serta secara aktif rakyat dalam melakukan protokol kesehatan juga diperlukan. Bahkan, lanjutnya, warga dan Pemerintah harus solid dalam bergotong royong melawan corona.

“Tidak ada cara lain untuk menekan penyebaran Covid yaitu dengan tertib dan disiplin diri melaksanakan protokol kesehatan dalam tata kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolresta Kombespol Arman Asmara Syarifuddin. Di lokasi juga terlihat Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Infanteri Yuli Eko Purwanto, Kepala Pengadilan Negeri Banyuwangi Saiful Arif dan Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi, M. Rawi. Operasi ini akan digelar selama dua pekan, 14 hingga 27 September 2020. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Sikap Jerinx walk out, Dinilai Sama Dengan Menghina Pengadilan
Selanjutnya Ny Putri Koster Panen "Kesuna" di Desa Babahan, Tabanan