..
Rancangan Mutasi Bocor, Direktur Puskaptis : Indikasi Jual Beli Jabatan Nyata
Ilustrasi

Rancangan Mutasi Bocor, Direktur Puskaptis : Indikasi Jual Beli Jabatan Nyata

BANYUWANGI - Rancangan mutasi jabatan ratusan pejabat di Banyuwangi bocor ke publik. Dalam lembaran tertanggal 11 Oktober 2021 itu, susunan mutasi tersebut terdapat nama - nama yang diusulkan untuk pindah atas titipan sejumlah pejabat.

Menurut Direktur Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Setrategis (Puskaptis), Mohamad Amrullah, pejabat yang menitipkan mulai dari bupati sampai kepala dinas.

"Disitu jelas siapa yang dipindah dan diusulkan oleh siapa. Memang ada pejabat yang dimutasi untuk penyegaran. Namun jumlah titipannya cukup banyak," ulas Amrullah.

Disamping usulan dan titipan, pada berkas susunan rencana mutasi yang bocor itu juga tertulis kode unik. Kode itu menggunakan istilah hasil diskusi 8/10.

Salah satu pejabat yang tertulis banyak titipan usulan mutasi ada di Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKD). Dari yang ia cermati, jabatan yang dititipkan dari, kasubag, kasie, sampai lurah.

"Mutasi titipan ini yang harus dikritisi karena termasuk ada indikasi dugaan jual beli jabatan," tudingnya.

Diantara sejumlah nama yang tertulis sebagai titipan tersebut telah dilantik oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani beberapa waktu lalu. Namun ada beberapa posisi lagi yang belum terealisasi.

"Rotasi antar pejabat sekelas sekretaris dinas dan kepala dinas masih molor. Ada kemungkinan lantaran data ini bocor ke publik," tukasnya.

Sekretaris Daerah Banyuwangi, Mujiono, enggan berkomentar soal data susunan rencana mutasi yang bocor ke publik. Saat dihubungi melalui telepon tak bersedia mengangkat. Pejabat asal Desa Sraten, Kecamatan Cluring tersebut memberi kode dua tangan menyatu melalui pesan WhatsApp (WA) sebagai tanda mohon maaf tak bisa menjawab. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Begini Kekecewaan Kubu Zaenal Tayeb Soal Tuntutan JPU
Selanjutnya Mantan Napi asal Buleleng ini Kembali Mendekam Selama 8 Tahun