..
Rai Warsa ; Disiplin Lakukan Tiga Hal ini Untuk Tangani Virus Corona
Rai Warsa, Anggota Dewan Provinsi Bali./istimewa.

Rai Warsa ; Disiplin Lakukan Tiga Hal ini Untuk Tangani Virus Corona

Suksesinews.net, Denpasar - Pandemi covid harus disikapi dengan semangat kebersamaan.

Kunci sukses dari virus yang membelalakkan mata ratusan negara itu, kembali ke ajaran mulat sasira. Ingat atau eling dengan sesama, lingkungan. Dan yang lebih penting lagi ingat sama Hyang Widhi atau leluhur.

Dari pemerintah pusat sampai terbawah, dan kalau di Bali sampai tingkatan desa adat sudah dilibatkan. Aturan formal atau imbauan sudah banyak dikeluarkan pemangku jabatan. Namun, penambahan waktu pandemi, bukannya menurunkan angka pasien. Malah bertambah hari bertambah pasien positif.

"Melihat data riil seperti ini, tentu masih ada yang perlu dipertegas lagi dalam wujud implementasi di lapangan. Yang pertama, jaga jarak jangan dipandang remeh. Rajin cuci tangan dengan sabun di air mengalir jangan dianggap enteng. Pakai masker setiap saat jangan dianggap sepele," Pesan Politisi PDIP asal Gianyar ini.

Tiga hal itu, lanjut Rai Warsa wajib dilaksanakan. Lalu kenapa soal imbaun diam di rumah tidak disebutkan? Menurutnya dengan disiplin menjalankan tiga hal tersebut di atas, sudah tentu akan memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Jika tiga hal yang saya sampaikan dijalankan secara disiplin dan penuh keikhlasan dan tanggung jawab, saya punya keyakinan virus ini akan semakin cepat tertangani," ungkap mantan wartawan senior di Bali, ini.

Selain itu, menurutnya sinkrunisasi antar petugas lapangan dan koordinator harus satu pintu. Sehingga tidak ada penafsiran dalam bertindak. Karenanya semua langkah dan tindakan harus tepat. "Biar tepat, semua langkah yang diambil sudah jelas. Tidak lagi ada kebingungan untuk memutuskan sesuatu," tambahnya, berdasarkan analisa pantauan di lapangan.

Sebagai wakil rakyat yang duduk di gedung Dewan Provinsi, dirinya mengaku tidak akan pernah punya rasa tenang selama virus belum lenyap dari tanah Bali. "Makanya sebisa mungkin saya turun, mesti sekadar turun. Tujuannya melihat fakta lapangan," aku Rai yang memiliki seorang putra dokter, ini.

Dirinya memaparkan saat turun ke bandara Ngurai Rai, pada Kamis (16/4) lalu. Menurutnya, petugas yang berada di pintu gerbang internasional Bali dinilainya masih kurang lengkap untuk APD.

"Bayangkan, petugas penerima migran di garis depan, hanya memakai masker. Padahal jarak mereka untuk tanya jawab tidak ada satu meter," sentilnya dan berharap hal ini bisa didengar pihak Angkasa Pura (persero) Airport Ngurah Rai. (aik)

Sebelumnya Simpan Hampir 700 butir Inek, Naryana Terancam 20 Tahun Bui
Selanjutnya Gunernur Serukan Jangan Ada Penolakan PMI di Bali