..
Polsek Muncar Fasilitasi Anak Nelayan Belajar Daring
Aiptu Suyana mendampingi anak - anak nelayan di Pantai Satelit Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar belajar daring

Polsek Muncar Fasilitasi Anak Nelayan Belajar Daring

BANYUWANGI - Belasan anak nelayan berkumpul di Pantai Satelit Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur. Mereka tidak sedang mencari ikan atau bermain di laut. Melainkan mengikuti proses pembelajaran daring bersama Bhabinkamtibmas Polsek Muncar.

Layaknya sekolah tatap muka, belasan pelajar SD ini datang ke lokasi mengendarai sepeda gayung lengkap dengan tas berisi peralatan sekolahnya. Mereka duduk di hamparan karpet merah dan bertumpu pada meja kayu.

Bhabinkamtibmas Polsek Muncar, Aiptu Suyana, bergegas menghampiri para bocah sembari memandu proses pembelajaran berbasis internet. Mulai dari menjelaskan soal ID hingga password.

"Ayo Android-nya langsung dioperasikan. Silahkan cari wifi yang kami sediakan," perintahnya.

Sembari memberi perintah, Aiptu Suyana juga memberi arahan kepada anak - anak nelayan agar setelah terkoneksi dengan wifi tidak main game.

"Fokus belajar ya, jangan malah main game. Bagi yang belum terkoneksi silahkan bilang," seru bintara senior di Polsek Muncar ditemani Serka I Gede Sadru, Babinsa sejawatnya di Desa Tembokrejo.

 IMG-20200812-WA0051_1

Membantu proses pembelajaran daring bagi anak - anak kurang mampu merupakan program baru Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin SIK. Kini, motor Bhabinkamtibmas telah dilengkapi perangkat wifi dengan tujuan membantu pendidikan daring selama pandemi Covid 19.

Dua hari pasca peluncuran program baru itu, kata Kapolsek Muncar Kompol Zaenuri, pihaknya langsung merespon. Tahap awal Aiptu Suyana diarahkan untuk menerapkan di desa binaannya. 

"Kegiatan ini didukung oleh Komunitas Internet Banyuwangi (KIB). Kawan - kawan KIB yang membantu jaringan internet sehingga bisa diakses anak - anak. Karena kami belum dapat motor Bhabinkamtibmas yang dilengkapi wifi," paparnya.

Selanjutnya, lanjut Kompol Zaenuri, Polsek Muncar akan melakukan ujicoba di salah satu RT. Masing - masing rumah tangga menyediakan kaleng di depan rumah. Kaleng itu nanti diisi uang Rp 1000 perhari. Uang hasil patungan itu akan dikelola oleh Karangtaruna untuk program pendidikan.

"Tidak semua untuk internet. Dana yang tersisa bisa digunakan untuk kegiatan lain yang mendukung pendidikan. Intinya, dana itu untuk pendidikan anak - anak kurang mampu," kata Kapolsek. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Tanah Bangunan Milik Tri Nugroho Kembali "Digembok" Kejati Bali
Selanjutnya PK Putuskan Lepaskan Notaris Ketut Neli Dari Tuntutan Pidana