..
Polisi - Tokoh Agama Musnahkan Miras

Polisi - Tokoh Agama Musnahkan Miras

BANYUWANGI - Hari kedua Puasa Ramadan 1442 Hijriyah, Polresta Banyuwangi memusnahkan 2,5 ton minuman keras berbagai merek. Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan, temuan serta pembinaan selama Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat Semeru) 2021.

Ada dua cara pemusnahan yang digelar di halaman Mapolresta Banyuwangi pada Rabu (14/4/2021) pagi. Miras dengan total 2.594 liter dilindas menggunakan alat berat. Sedangkan untuk knalpot brong yang melanggar standar pabrikkan dipotong menggunakan alat pemotong besi.

Acara pemusnahan ini tidak hanya dilaksanakan oleh internal Kepolisian Resor Kota Banyuwangi. Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat diundang untuk turut dalam pemusnahan bersama Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin SIK. Para tokoh itu ada Ketua MUI KH Muhammad Yamin, Ketua DPD LDII H Astro Junaidi, Ketua Ansor H Ikhwan Arif, Perwakilan Senkom H Ali Affan serta toga lainnya.

IMG_20210414_092350

Detail data miras 2.594 liter yang dimusnahkan meliputi 1.607 botol atau liter miras pabrikan yang terdiri dari topi miring, newpot, anggur, bir, vodca. Ada juga 667 botol atau liter arak, 110 botol atau liter tuak, 7 jerigen tuak dengan jumlah total 210 liter serta 26 knalpot brong.

"Barang bukti yang kita musnahkan merupakan hasil Operasi Pekat Semeru 22 Maret - 2 April 2021. Ini untuk menciptakan situasi aman di masyarakat saat Ramadan," terang Kapolresta Kombes Arman Asmara Syarifudin SIK.

Khusus knalpot brong, aparat bersikap lunak dengan melakukan pembinaan. Warga yang motornya tidak memenuhi standar pabrikkan ketika terjaring razia diperbolehkan mengambil kembali kendaraannya.

Proses pengembalian disertai berita acara tidak akan memasang knalpot brong lagi. Sementara itu knalpot yang tidak sesuai standar pabrikan di musnahkan dan pemiliknya diminta memasang kembali knalpot yang asli di Mapolresta Banyuwangi.

"Ini sebagai nasehat kepada para orang tua agar mengawasi anaknya yang masih pakai knalpot brong. Masih ada anak - anak yang pakai knalpot brong di jalan raya," ujar Kapolresta. SUBAHRODIN YUSUF 

Sebelumnya Lagi Menstruasi Belia ini Tetap Disetubuhi, Sayangnya Si Engkong Dihukum Ringan
Selanjutnya Admin Investasi Bodong Diperiksa Polisi