..
Pesawat Asing Melintasi Udara Lanal Banyuwangi, Pasukan AL Siaga Latihan Perang

Pesawat Asing Melintasi Udara Lanal Banyuwangi, Pasukan AL Siaga Latihan Perang

BANYUWANGI - Dua pesawat asing melintas di atas Markas Pangkalan TNI AL Banyuwangi. Seluruh kekuatan TNI AL yang berjumlah 140 personel dikerahkan untuk siaga mengamankan markas yang berlokasi di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.

Rentetan tembakan terdengar nyaring dari luar markas begitu dua pesawat asing melintas di atas langit Lanal Banyuwangi. Tidak hanya sekali. Pesawat tersebut melintas terbang sebanyak tiga kali. Awalnya, pesawat terbang dari arah timur atau perairan Selat Bali. Para personil TNI AL yang siaga di pos masing - masing melakukan tembakan perlawanan untuk menghalau.

Langkah pengusiran pertama berhasil. Tapi duo pesawat tersebut kembali melintasi udara Lanal Banyuwangi dari arah utara. Kembali pasukan TNI AL melepaskan tembakan penghalauan. Tak berselang lama, pesawat itu kembali melakukan manuver di lokasi yang sama. Hanya saja arah pergerakannya dari sisi selatan. Tembakan demi tembakan terus dilepaskan agar lawan tak berkutik.

Aksi ketiga ini akhirnya berhasil memukul mundur pesawat asing tersebut. Namun alarm tanda bahaya berbunyi. Ternyata ada salah satu bangunan di bagian belakang Markas Lanal Banyuwangi yang terbakar. Untung saja, tim petugas pemadam kebakaran cepat datang dan menjalankan tugasnya. Sehingga si jago merah tak sampai menjalar ke bangunan lain yang dekat dengan Pelabuhan ASDP Ketapang maupun Pelabuhan Tanjungwangi.

IMG-20201124-WA0038

Insiden pada Selasa (24/11/2020) pagi ini merupakan latihan rutin Lanal Banyuwangi. Menurut Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Joko Setiyono, latihan meliputi surat menyurat di kantor, peraturan baris berbaris sampai penggunaan senjata ringan. Latihan ini diawasi langsung oleh Kolonel Laut (P) Mulyadi dari Koarmada II Surabaya.

"Untuk Pangkalan TNI AL latihan begini digelar setiap tahun. Kalau waktu saya di KRI dr Soeharso tiap dua tahun," papar Danlanal.

Latihan yang digelar ini, lanjut Letkol Laut (P) Joko Setiyono, dapat diaplikasikan dengan situasi saat ini yang akan menggelar Pilbup Banyuwangi 2020. Tentunya mengamankan pesta demokrasi dari gangguan huruhara di masa pandemi.

"Petugas pengawas dari Koarmada II Surabaya yang berjumlah 10 orang menjalani swab. Seluruh personel juga telah menjalani rapid test dan non reaktif," tambahnya. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Kuasai 4,47 gram sabu, Lokal Boy ini Dituntut 12 Tahun
Selanjutnya Terlibat Jaringan Sabu dan Ekstasi, Wanita asal Banyuwangi ini Dihukum 12 Tahun