..
Pengusaha Reklame Enggan Damai

Pengusaha Reklame Enggan Damai

BANYUWANGI - Imam Maskun tidak akan berdamai dengan Satpol PP. Pengusaha advertising yang berada di Jalan Kepiting Banyuwangi ini tetap akan melanjutkan laporannya.

"Tidak damai, kunci damai itu kan di kami sebagai pelapor. Kalau saya tidak mencabut laporan proses hukum jalan terus," tandasnya.

Sampai Rabu (22/9/2021), tidak ada negosiasi damai antara dirinya dengan Satpol PP. Imam menegaskan, rencana perdamaian tidak muncul atas inisiatifnya.

"Saya ingin prosesnya jalan terus," ucapnya.

Rencana mediasi antara Imam Maskun dan Satpol PP dilontarkan oleh Sekda Banyuwangi, Mujiono, Selasa (21/9/2021), usai mengikuti acara vidcon di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan. Sedianya para pihak dipanggil pada hari itu. Berhubung banyak kegiatan sedianya dijadwalkan pada Rabu (22/9/2021).

Kasus ini masuk ranah hukum setelah Imam Maskun melapor ke Polresta Banyuwangi. Pemilik percetakan Gent Art tersebut kesal lantaran pembongkaran baliho dilakukan tanpa seizin dirinya. Lebih parah lagi, besi bekas papan reklame yang disita Satpol PP dijual untuk pembangunan musala.

Pembongkaran dilakukan pada tanggal 4 Mei 2021 lalu. Selanjutnya, pihaknya berkirim surat ke Satpol PP untuk meminta bongkaran besi tersebut. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Bawa 181,2 gram Sabu , Dua Sopir ini Dituntut 16 Tahun
Selanjutnya Tuna Wisma Dibidik Vaksin