..
Pengusaha Jamu Belum Terima Tanda Bukti Penyitaan
Pengacara Jamu Akar Daun dan Jamu Klanceng, Eko Sutrisno, menggelar jumpa pers soal kejanggalan proses penggerebekan dan penyitaan.

Pengusaha Jamu Belum Terima Tanda Bukti Penyitaan

BANYUWANGI - Penyitaan 11 item barang bukti dari gudang Jamu Akar Daun dan Jamu Klanceng oleh BPOM RI dan Bareskrim Polri ternyata dilakukan saat tidak ada aktivitas produksi. Penindakan tim gabungan ini dipersoalkan oleh pengacara dua perusahaan jamu tersebut, Eko Sutrisno.

Terkait barang bukti yang disita, Eko Sutrisno, mengaku tidak mendapatkan surat tanda terima penyitaan. Saat ini posisi barang bukti telah dibawa oleh BPOM. Tapi apakah status barang bukti disita atau tidak, Eko belum bisa memastikan. Eko Sutrisno juga tidak tahu apakah penyitaan tersebut sudah mendapatkan ijin dari pengadilan.

"Kami kasih kesempatan kepada mereka untuk membuktikan seperti yang mereka sangkakan. Apabila BPOM tidak bisa membuktikan akan dilakukan upaya hukum seperti pra peradilan," tegas Eko Sutrisno.

Soal bahan kimia obat seperti dilontarkan BPOM, menurut Eko, masih dugaan. Versi pengacara yang berkantor di dekat Hotel Slamet Banyuwangi tersebut, kenapa tidak diuji laboratorium terlebih dahulu. Kemudian diambil contoh bahan yang hendak diuji, lalu dipastikan hasilnya dan baru ditindak.

"Kalau semua masih dugaan, terus semua diamankan, kan belum tentu bahan berbahaya," lontar Eko, lagi.

IMG-20210802-WA0031

Selama ini kliennya tidak pernah mendapat pembinaan dari BPOM. Bahkan saat digerebek kliennya tidak diberitahu. Malah ada satu truk yang dibawa oleh petugas menggunakan kunci duplikat.

"Cara - cara seperti itu tidak baik dan sangat kami sayangkan," tukasnya lagi. Y

ang disesalkan lagi, penggerebekan yang dilakukan BPOM bersama Bareskrim Polri berlangsung disaat tidak ada aktivitas produksi. Karena, lanjut Eko, sejak ijin edar habis masa berlakunya seluruh aktivitas produksi dihentikan.

"Yang mati itu hanya ijin edar, sedang dalam proses perpanjangan.  Untuk ijin yang lain masih hidup," tegasnya. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya 7 Truk Berisi Barang Bukti Disita
Selanjutnya Puslatpur Marinir 7 Lampon Gelar Vaksinasi Tahap Dua