..
Pengurus KONI Banyuwangi Resmi Dilantik. Target Awal Cairkan Bonus Atlet Porprov
Para pengurus KONI Banyuwangi menjalani pelantikan di Pelinggihan Disbudpar Banyuwangi

Pengurus KONI Banyuwangi Resmi Dilantik. Target Awal Cairkan Bonus Atlet Porprov

BANYUWANGI - Tugas berat telah menunggu pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi. Usai dilantik, Jumat (22/11/2019), 35 pengurus periode 2019 - 2023 punya tugas yang mesti dituntaskan sebelum akhir 2019.

Misi berat itu adalah merealisasikan bonus bagi para atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VI 2019 di Gresik, Lamongan, Tuban serta Bojonegoro yang digeber Juli lalu. Sejauh ini anggaran dari pemerintah yang diajukan KONI untuk merangsang semangat para atlet atas raihan medalinya di medan laga belum juga cair.

"Kami sedang mengupayakan agar dana itu lekas turun. Bagaimanapun itu adalah hak para atlet yang mengharumkan nama Banyuwangi di kancah Jawatimur," ujar Ketua KONI Banyuwangi, Mukayin.

Setelah menuntaskan target jangka pendek, lanjut Mukayin, pengurus KONI yang baru akan menjalankan tiga poin penting sebagai program jangka panjang empat tahun kedepan. Program pertama yakni membangun sinergitas antara pengurus KONI dengan pengurus cabang olahraga (cabor).

"Ini untuk mendongkrak prestasi olahraga di Bumi Blambangan. KONI dan cabor ibarat keluarga. Jika tidak harmonis, sulit untuk dapat mencetak atlet berprestasi," ungkapnya usai pelantikan di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi.

IMG_20191122_210901

Soal pembagian anggaran cabor turut menjadi program jangka panjang yang bakal dijalankan. Mukayyin akan melanjutkan sistem pengurus periode sebelumnya dengan menyalurkan dana pembinaan atlet ke masing - masing cabor sesuai prestasi.

"Kian banyak prestasi yang dicapai, anggaran yang dikucurkan kepada cabor tentu tambah besar. Sistem ini paling realistis dan teruji sehingga cabor saling berkompetisi untuk menggapai prestasi. Sehingga dana hibah dari pemerintah tidak dibagi atas dasar kedekatan pengurus cabor dengan KONI," tambahnya.

Program ketiga yang digeber adalah mewujudkan prestasi olahraga supaya maksimal. Langkah ini butuh dukungan dari pemerintah daerah.

"Mendongkel prestasi atlet butuh sokongan dana. KONI dalam menjalankan roda kepengurusan bergantung dari dana yang dialokasikan pemerintah. Sebab KONI bukan badan usaha," pungkasnya.

Pelantikan pengurus KONI Banyuwangi di Pelinggihan Disbudpar dipimpin oleh Pengurus Harian KONI Jawa Timur, M. Nabil. Pengurus baru diminta fokus terhadap regenerasi atlet.

"Bibit baru dibina, terus menjadi atlet andalan yang mendulang prestasi. Semua butuh proses yang intensif tidak bisa instan," pesannya. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Tinjau Pengerjaan Shortcut, Gubernur: Realisasi Pemerataan Bali Utara dan Bali Selatan
Selanjutnya Bertemu Gubernur Koster, Menparekraf Tegaskan Support Penuh Pengembangan Pariwisata Bali