..
Pengawas TPS Harus Menjaga Integritas

Pengawas TPS Harus Menjaga Integritas

BANYUWANGI - Sebanyak 3.745 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang akan menjadi ujung tombak pengawasan pemungutan suara pada 9 Desember 2020 mendatang resmi dilantik. Pelantikan PTPS se-Kabupaten Banyuwangi tersebut serentak tepat 23 hari sebelum tahap pungut hitung.

Pelaksanaan pelantikan dilakukan oleh masing-masing Panwas Pemilihan Kecamatan (PPK) dengan menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid19.

“Pelantikan PTPS secara teknis kami serahkan kepada kecamatan masing-masing. Intinya, usai dilantik, PTPS harus dibekali bimbingan teknis pengawasan di lapangan oleh Panwascam. Panwascam sendiri sudah diberikan berbagai materi pengawasan dari Bawaslu Banyuwangi untuk ditransfer kepada PTPS yang nantinya akan melakukan pengawasan melekat pada saat pemungutan dan penghitungan suara,” jelas Ketua Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Hamim.

Masa tugas PTPS adalah satu bulan. Mereka akan bekerja sampai 9 Desember 2020. Adapun pelantikan PTPS dilakukan mulai tanggal 14 - 16 November 2020 sesuai timeline yang termuat dalam Surat Keputusan Bawaslu Republik Indonesia No. 0329/K.Bawaslu/HK.01.00/IX/2020 tentang pedoman pelaksanaan pembentukan pengawas TPS. Karena berdasarkan amanat undang-undang PTPS harus dibentuk paling lambat 23 hari sebelum pemungutan suara dilakukan dan dibubarkan 7 hari setelah hari pemungutan suara pemilihan.

Koordiv Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Anang Lukman Affandi, menyampaikan ucapan selamat kepada 3.745 PTPS se-Kabupaten Banyuwangi yang baru saja dilantik.

“Selamat atas dilantiknya PTPS se- Kabupaten Banyuwangi. Semoga senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan tugas pengawasan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Tahun 2020 serta tetap menjaga kesehatan ditengah Pandemi Covid-19 agar maksimal dalam melaksanakan tanggungjawabnya,” ujarnya.

PTPS merupakan ujung tombak pengawasan di tingkat TPS dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Tahun 2020 nantinya, yang mana memiliki peranan sangat penting saat pemungutan suara dan penghitungan suara guna mencegah praktik kecurangan dan praktik pelanggaran di TPS. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Ketua BMB : Patungan Dana Saksi Murni dari Hati
Selanjutnya Gubernur Koster Akan Matangkan Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali