..
Pengacara Subandik Bantah Penahanan

Pengacara Subandik Bantah Penahanan

BANYUWANGI - Nanang Slamet punya cerita berbeda soal penahanan Ketua LSM GMBI Banyuwangi, Subandik (37). Sebagai kuasa hukum dirinya menampik soal penahanan kliennya.

"Belum ada penahanan terhadap Subandik, bahkan belum sempat diperiksa sebagai tersangka. Kemudian kasat reskrim mengabarkan bahwa perkara ini ditarik di Polda Jatim," katanya melalui sebuah rilis.

Sesuai keterangan Subandik saat pemeriksaan tidak ada pengeroyokan. Mereka hanya mempertahankan argumentasi kenapa dokter tidak mau memberikan keterangan secara tertulis jika tidak perlu rawat inap.

"Sementara pasien dalam kondisi lemas dan muntah darah," tambahnya.

Terkait penetapan Ketua LSM GMBI Banyuwangi selaku tersangka, pihaknya menghargai keputusan aparat penegak hukum. Namun dirinya berharap semua pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

"Jadi kita serahkan saja pada aparat yang berwenang. Mari kita lihat dari sisi yang lain, dari sudut pandang pasien. Kenapa bila pada saat itu diagnosa dokter RSUD Blambangan pasien dalam kondisi baik tapi di RS Yasmin justru dirawat inap," lontar Nanang.

Mengenai status tersangka dan penahanan Subandik telah dijelaskan Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi AKP Solikin Fery kepada wartawan. Meskipun penahanannya di Surabaya, nanti proses sidangnya tetap di Banyuwangi.

"Berkas perkaranya akan dilimpahkan ke sini," ungkap Kasat Reskrim.

Saat ini Polresta Banyuwangi memang hanya menetapkan satu tersangka, yakni Subandik. Tapi penyidikan akan terus berlanjut untuk mengungkap siapa saja oknum anggota GMBI yang terlibat dalam dugaan penganiayaan serta pengeroyokan terhadap dr Kaharuddin Mirzani. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Menhub RI Sampaikan Bali Bangga Punya Wayan Koster
Selanjutnya Kedua Sopir Banyuwangi ini Ditangkap Usai Ambil Sabu di Toilet