..
Pelantikan DPRD Banyuwangi : Tak Perlu Lepas Ikat Pinggang Tapi Wajib Lintas Security Door
Aparat Polres Banyuwangi sedang memasang security door di DPRD Banyuwangi

Pelantikan DPRD Banyuwangi : Tak Perlu Lepas Ikat Pinggang Tapi Wajib Lintas Security Door

BANYUWANGI - Pengamanan ketat diberlakukan saat pelantikan anggota DPRD Banyuwangi periode 2019 - 2024, Rabu (21/8/2019). Unit Pengamanan Obyek Vital (Pamobvit) Satuan Sabhara Polres Banyuwangi memasang security door atau pintu pengamanan.

Alat yang dikirim dari Mabes Polri ini telah diseting pada Selasa (20/8/2019) siang. Pemasangan diawasi langsung oleh Kasat Sabhara AKP Basori Alwi didampingi Kasubagdalops AKP Ibnu Mas'ud. Security door dipasang di dua tempat.

"Titik pertama kita pasang di pintu masuk menuju dekat ruangan ketua DPRD. Alat kedua dipasang dekat pintu ruang paripurna tempat lokasi pelatinkan anggota dewan yang baru," jelas Kasat Sabhara.

Alat ini berfungsi sebagai pendeteksi logam. Setiap undangan termasuk anggota DPRD terpilih yang hendak memasuki arena pelantikan wajib melintasi security door yang dipasang aparat kepolisian. Itu semua dalam rangka keamanan saat pelantikan.

"Bila mendeteksi logam alat itu akan berbunyi dan menunjukkan lampu merah. Maka undangan tersebut akan diperiksa lebih lanjut oleh aparat untuk memastikan apakah logam itu jenis yang membahayakan," lanjut AKP Basori.

Walau begitu, seluruh undangan pria tak perlu melepas ikat pinggang yang dipakai. AKP Basori memastikan anggota dewan yang hendak dilantik maupun keluarganya tak merasa terganggu. Selain memasang security door, Polres Banyuwangi juga menggelar sterilisasi di gerbang utama DPRD Banyuwangi.

"Untuk pengamanan di gerbang utama melibatkan  anjing pelacak. Fungsinya memeriksa keamanan kendaraan para undangan," tambahnya.

Pelantikan anggota DPRD Banyuwangi akan diikuti 50 orang terpilih. Masing-masing anggota dewan diperkenankan membawa serta 6 orang kolega. Diperkirakan jumlah undangan kala pelantikan berjumlah 2000 orang.

Ruang paripurna tempat lokasi pelantikan hanya menampung sekitar 250 orang. Ini diperuntukkan bagi anggota dewan yang dilantik serta undangan eksekutif tertentu. Sisanya akan ditampung di tiga tenda berbeda. Bahkan wartawan yang mengambil gambar di ruang pelantikan dibatasi lima orang. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Sekda Dewa Indra Klaim Kinerja Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Bali Diatas Rata-Rata Nasional
Selanjutnya Tugu Kera Sakti Dirusak, IKSPI Cabut Laporan