..
Pasutri Asal Srono Masuk Sindikat Curanmor Antarkota

Pasutri Asal Srono Masuk Sindikat Curanmor Antarkota

BANYUWANGI - Sepasang suami istri asal Desa Kebaman, Kecamatan Srono, ditangkap dan ditahan aparat Polresta Banyuwangi atas dugaan terlibat dalam sindikat pencurian kendaraan bermotor. Keduanya ditengarai masuk dalam komplotan curanmor antar kabupaten.

Tujuh unit sepeda motor matic produksi di atas tahun 2015 diamankan sebagai bukti. Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin SIK menjelaskan, terdapat belasan bukti lain yang diamankan aparat.

"Total ada 16 item barang bukti. Ada sepeda motor, plat nomer, kunci T dan lain - lain," papar Kapolresta.

Adapun identitas pelaku antar lain berinisial AR (40) dan WJ (40). Hasil penelusuran aparat, AR terlahir di Malang namun mengantongi KTP Lumajang. Saat ini pelaku tinggal di Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi bersama istrinya WJ yang merupakan warga setempat.

IMG-20200729-WA0035

Kombes Arman menceritakan, keterlibatan WJ dalam kasus ini adalah mengantar suaminya saat mencari target. Setelah sampai di tempat yang dituju, ibu satu anak tersebut pulang ke rumah.

"Sambil menunggu malam, tersangka AR mencari pondokan. Menjelang tengah malam tersangka berjalan kaki untuk mencari sasaran sepeda motor yang terparkir di halaman rumah," terang Kapolresta, Rabu (29/7/2020).

Begitu mendapatkan sasaran, tersangka AR memastikan situasi sekitar aman atau tidak. Ketika dirasa situasi mendukung barulah dia melompati pagar kediaman calon korbannya. Bahkan pelaku juga membuka kunci gembok pagar menggunakan kunci T.

"Tersangka bukan pelaku baru karena sudah dua tahun mempelajari hal begini," tambah Kombes Arman.

Kunci T kembali digunakan oleh AR untuk membuka kunci motor yang hendak dicuri. Kemudian tersangka mendorong sepeda keluar pagar dan membawanya kabur menuju Lumajang.

"Motor curian dijual kepada temannya berinisial TM yang kini DPO," tukasnya lagi.

Untuk jenis Honda Scopy dihargai Rp 3,5 juta. Sedangkan Honda Vario dan Beat dipatok masing - masing Rp 2 dan 3 juta. Salah satu korban kejahatan tersangka adalah Subhan Bur Rosi (31), warga Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro.

Berdasarkan catatan kepolisian, setidaknya 50 unit motor telah digasak pelaku. Karena aksinya yang sangat meresahkan petugas menghadapi AR timah panas. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Pesan Ketua Kobra : LSM Jangan Langgar Etika
Selanjutnya Jual Sabu, Pemilik Lalapan Edan Dihukum 10 Tahun