..
 Ny Putri Koster Matangkan Perencanaan Pameran Bali Bangkit
Ny Putri Koster

Ny Putri Koster Matangkan Perencanaan Pameran Bali Bangkit

Suksesinews.net, Denpasar - Dekranasda Bali membuat terobosan serta upaya untuk memajukan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Bali. Setelah membuka pameran di sejumlah mall dan pusat-pusat perbelanjaan serta di Bandara Ngurah Rai, Dekranasda Bali kini merancang pameran UMKM Bali Bangkit yang akan digelar di Art Center Taman Budaya Denpasar.

Dalam pertemuan teknis yang digelar Rabu (2/12/2020) di Kerta Sabha Denpasar, Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Suastini Koster didampingi Kadis Perindag Bali Wayan Jarta menyatakan, salah satu tugas Dekranasda adalah memfasilitasi dan memperkenalkan produk-produk UMKM. “Di dalamnya termasuk melakukan pelestarian produk-produk UMKM Bali,” ujar penggagas Festival Seni Bali Jani (FSBJ) tersebut.

Untuk tujuan ini, menurut seniman multitalenta tersebut, ajang pameran menjadi salah satu langkah yang sangat efektif. “Selain secara offline dengan memamerkan produk secara fisik, pameran juga bisa dilakukan secara online sehingga jangkauannya pun bisa lebih luas,” tegas Putri Koster yang juga Ketua TP PKK Bali tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Putri Koster juga berharap, pelaku UMKM bisa meningkatkan kualitas produk. Dengan kualitas yang baik, ujarnya, produk UMKM akan mampu bersaing dengan produk-produk sejenis lainnya.

Selain kualitas, Putri Koster juga meminta UMKM untuk jeli memanfaatkan peluang yang ada. Dia menunjuk pergub wajib berbusana adat bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai swasta di Bali setiap Kamis, Purna dan Tilem. “Ini peluang yang sangat besar bagi pelaku UMKM yang bergerak di sektor busana,” tegasnya.

UMKM harus mampu memproduksi busana-busana adat yang pas untuk digunakan ke kantor. “Jangan sampai peluang ini justru ditangkap oleh pengusaha luar karena pengusaha lokal yang tak mau dan tak mampu menggarapnya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Putri Koster mengajak para pelaku UMKM untuk bisa mandiri dan profesional. Untuk tahap awal, pameran difasilitasi oleh pemerintah itu memang harus dilakukan. Namun selanjutnya tentu tak bisa selalu minta fasilitas secara gratis. Misalnya biaya pameran maupun biaya-biaya yang lain bisa dimasukkan pada ongkos produksi yang masuk di harga jual. “Ini harus dilakukan agar ke depan, UMKM bisa naik kelas secara bertahap,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Putri Koster juga meminta para pelaku UMKM tidak terlalu bangga bisa berpameran di luar negeri. Negara lain berusaha memberi fasilitas kepada UMKM Bali untuk bisa berpameran di negaranya. Namun di balik itu, bisa jadi negara tersebut memanfaatkan produk-produk Bali untuk mendapatkan keuntungan lebih. “Negara tersebut bisa mengundang buyer dari luar negeri karena semua produk termasuk produk Bali ada di sana dan devisa pun masuk ke negara tersebut,” katanya.

Yang paling bagus, katanya, pameran tetap dilakukan di Bali karena Bali sudah menjadi etalase dunia. Dengan datangnya buyer luar untuk membeli produk-produk UMKM Bali jelas ini akan memberikan devisa bagi Bali dan Indonesia.

Dijelaskan, pameran UMKM Bali bangkit ini akan digelar 4 hingga 31 Desember 2020 dengan peserta 184 UMKM, yang terditi atas 20 UMKM khusus kuliner dan 164 kriya. Peserta dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok I terdiri atas 10 kuliner dan 72 kriya akan berpameran dari tanggal 4 hingga 16 Desember, dan kelompok II juga 10 kuliner dan 72 kriya akan berpameran dari 17 hingga 31 Desember 2020.

Sejumlah syarat yang harus dipenuhi yakni UMKM yang berdomisili di Bali, memiliki NPWP, memiliki izin industri dan izin usaha mikro kecil (IUMK) dari camat. Syarat lainnya, UMKM tidak diperbolehkan memajang atau memamerkan produk dari luar Bali serta menggunakan Qris dari BPD Bali untuk bertransaksi. Selain itu, UMKM wajib menyiapkan fasilitas prokes seperti tempat cuci tangan serta han sanitizer untuk para pengunjung dan calon pembeli.

Pameran ini didukung oleh sejumlah oleh sponsor. Di antaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali, BPD Bali, market place Bali yakni Balimall.id. serta pihak-pihak lainnya.

Sebelumnya Sekda Dewa Indra Dorong TPAKD Kabupaten/Kota Bekerja Keras Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat
Selanjutnya Update Covid-19 di Bali, Pasien Sembuh Bertambah 94