..
Musim Hujan, FPTI Gelar Kejurkab
Ketua KONI Banyuwangi, Mukayin, membuka Kejurkab FPTI di Bangorejo

Musim Hujan, FPTI Gelar Kejurkab

BANYUWANGI - Cabang Olahraga Panjat Tebing menggelar Kejuaraan Kabupaten Banyuwangi (Kejurkab). Ajang ini digeber selama dua hari di Made Climbing Club (MDCC) Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo.

Kurang lebih 50 peserta ambil bagian dalam Kejurkab Panjat Tebing 20-21 November 2021 ini. Para pemanjat akan beradu ketangkasan memanjat di kelas speed klasik dan lead.

Ketua Harian Federasi Panjat Tebing (FPTI) Banyuwangi Joko Kwat Widodo mengatakan, untuk kategori speed klasik putra diikuti 26 atlet. Sedangkan kategori speed klasik putri 23 atlet.

"Masing - masing berasal dari utusan Ipalaskro, Orspala, Sparing, Hispala, I am, Ippala Anak Rimba, SMP 17 Agustus Cluring. Ada juga pelajar tingkat SD yang turut ambil bagian, yaitu SDN 1 Tamanagung dan SDN 2 Sambimulyo," jelas Joko Kwat.

Kejurkab, lanjut Joko Kwat, digelar dalam rangka melihat serta menjaring potensi pemanjat muda berbakat. Selanjutnya, mereka akan dibina agar menjadi FPTI yang berprestasi.

"Butuh proses tiga tahun untuk menyiapkan pemanjat itu potensial meraih prestasi. Khusus kategori speed klasik usia SMA masih bisa dibina untuk diarahkan sebagai atlet yang bagus. Namun untuk lead kita butuh dari usia dini," papar Joko.

Saat ini, atlet FPTI Banyuwangi tercatat lebih dari 200 orang. Sepuluh orang telah disiapkan dalam ajang Porprov 2022 mendatang.

"Dari sepuluh kita hanya berani kirim lima atlet ke Porprov. Itu berdasarkan hasil evaluasi selama TC karena kami menilai kecepatan anak-anak masih kurang dibanding atlet asal Surabaya dan Malang. Kalau beregu kami berani patok emas, perseorangan tidak berani pasang target," akunya.

Ketua KONI Banyuwangi Mukayin menyatakan, perkembangan panjat tebing di Banyuwangi luar biasa. Mukayin mengaku punya misi khusus untuk mengantarkan FPTI berprestasi di even bergengsi.

"Panjat tebing pernah dilecehkan waktu tanding di luar kota. Seharusnya Banyuwangi bisa. Masak Banyuwangi kalah dengan Surabaya. Alam Banyuwangi menyediakan spot untuk memanjat," serunya memotivasi.

Mukayin mengingatkan para atlet agar aktivitasnya di bidang olahraga panjat tebing tidak boleh berhenti. Karena prestasi harus dicapai dengan rutinitas berlatih.

"Gunakan masa usia kalian sebaik-baiknya. Kita tidak pernah tahu sukses kita darimana," petuah Mukayin saat membuka Kejurkab. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya BP Kandaskan Persid Jember, Peluang Lolos Fase Grup Terbuka
Selanjutnya Jaringan Kabel Wifi Meresahkan, Sikap DPRD Banyuwangi Tegas