..
Muncul Klaster Takjiyah, 26 Warga Kebondalem Positif
Ilustrasi

Muncul Klaster Takjiyah, 26 Warga Kebondalem Positif

BANYUWANGI - Jangan pernah abai soal masker. Terbaru, 26 orang di Dusun Sendangrejo, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, diduga terpapar Covid-19.

Kepala Puskesmas Kebondalem, Muhammad Hamimi, membenarkan informasi ini, Senin (28/6/2021). Data 26 orang tersebut merupakan hasil tracing petugas medis yang dilakukan sejak Jumat (25/6/2021).

"Rapid antigen, belum konfirmasi PCR karena butuh waktu. Hari ini kita kirim, kalau di Banyuwangi ndak banyak mungkin nanti sore ada hasilnya. Kalau sample-nya banyak mungkin baru besok. Tapi rapid antigennya positif," papar Hamimi.

Kasus Covid di Dusun Sendangrejo ini, kata Muhammad Hamimi, timbul dari klaster keluarga. Diawali salah satu warga yang sakit terus meninggal dunia. Hamimi menduga penyebaran virus terjadi saat proses takjiyah.

"Awalnya ada warga yang meninggal, ketika proses selamatan ada yang sakit dan di lingkungan situ ada warga lain yang sakit," tambahnya.

Kabar ini juga dikuatkan oleh Kanit Reskrim Polsek Bangorejo Iptu Wignyo Asmoro. Petugas terus melakukan data siapa saja warga yang terpapar.

"Hasil rapid antigen per Kamis (28/6/2021) jumlahnya 26 orang," ungkapnya.

Di Kecamatan Bangorejo pernah muncul klaster Covid-19 yang dipicu pelaksanaan peribadatan. Kejadian di Desa Kebondalem merupakan klaster kedua yang kini sedang ditangani Satgas Covid-19.

Saat ini Banyuwangi sedang berjuang meredam lonjakan kasus korona. Selain di Kecamatan Bangorejo, ada tiga kecamatan lain yang angka peningkatan kasusnya tinggi. Yakni Kecamatan Tegal Dlimo, Purwoharjo dan Banyuwangi. Di Purwoharjo bahkan diterapkan lockdown. YUS

Sebelumnya Turun Lagi Selamatkan Kearifan Lokal, Pemprov Bali Bina Petani Arak di Kabupaten Buleleng
Selanjutnya Dijebak Kurir Sabu, Gadis Asal Bungkulan ini Dihukum 5 Tahun