..
Massa Bermotor Anarkis, Membakar Motor dan Perabot Rumah Warga
Kediaman Sunaryo di Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo yang diduga dirusak massa bermotor dari salah satu kelompok pesilat

Massa Bermotor Anarkis, Membakar Motor dan Perabot Rumah Warga

BANYUWANGI - Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi sasaran anarkis massa bermotor, Jumat (9/8/2019) dinihari. Salah satu rumah warga dibakar tanpa sebab yang jelas. 

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, Jumat (9/8/2019) dinihari disaat warga mulai tidur pulas. Tidak hanya merusak rumah, massa juga membakar sebuah motor milik warga setempat. Diduga, pemotor yang berjumlah ratusan tersebut merupakan para pendekar dari salah satu perguruan silat.

Salah seorang korban, Sunaryo (69), mengaku jika rumahnya dibakar beberapa orang peserta konvoi. Ia hanya bisa pasrah dengan kebrutalan massa, apalagi mereka rata-rata membawa pentungan.

"Rumah saya dibakar oleh beberapa orang yang konvoi. Tadi juga infonya ada satu anggota polisi yang luka dan dibawa ke rumah sakit," kata Sunaryo di lokasi kejadian.

Seluruh perabot rumah tangga mulai pot, meja, kursi, peralatan tidur, peralatan makan hingga televisi dihancurkan sampai berantakan. Bahkan sepeda angin mini baru yang hendak diberikan kepada cucunya turut dibakar bersama motor Honda GL 100 miliknya.

"Tidak hanya rumah, sepeda motor dan kasur dibakar oleh massa. Untungnya pas kejadian saya tidak di rumah," ujarnya.

Yang membuat miris, naskah skripsi milik anaknya hilang dan belum ditemukan.

"Ijazah-ijazahnya ada, tapi kalau skripsi anak saya tidak ada setelah saya cari-cari. Mungkin sudah hilang terbakar. Kalau diganti sama pemerintah ya saya terima, kalau tidak tak apa-apa, wong semuanya nanti juga bakal diambil Allah," ucap pensiunan guru.

Sunaryo belum berpikir bagaimana beristirahat di rumahnya pascakejadian. Sebab hampir seluruh perlengkapan tidur, mulai dari dipan, bantal, sprei, selimut turut dibakar massa yang diduga berasal dari para pendekar salah satu perguruan silat tersebut.

"Kasur ada tiga dibakar semua, sepeda motor habis, sepeda cucu yang masih baru juga dibakar. Ya kalau nggak numpang di tetangga, ya tidur di rumah anak," tutur Sunaryo.

Hingga pukul 07.00 WIB, kediam Sunaryo menjadi tontonan warga. Puluhan orang dari luar Desa Ringintelu banyak mendatangi rumahnya, meski sekadar untuk melihat dan memberi dukungan moral kepadanya.

Selain merusak rumah Sunaryo, massa bermotor itu juga merusak rumah warga di Desa Sukorejo, yang letaknya bersebelahan dengan Desa Ringintelu. Polisi juga masih melakukan penjagaan di dua desa tersebut untuk mengantisipasi aksi serupa kembali terjadi.

Setelah massa konvoi itu bubar, warga tidak berani tidur lantaran takut peristiwa serupa terjadi. Usai merusak para pemotor bergeser kearah wilayah Kecamatan Pesanggaran. SUBAHRODIN YUSUF 

 

Sebelumnya Sarat Nilai Luhur, Ny Putri Koster Dorong Pelestarian Olahraga Tradisional
Selanjutnya Dokter Forensik Ungkap Penyebab Kematian Bayi Perempuan di Tempat Sampah