..
Mas Yusuf - Gus Riza Ubah Pola Kampanye

Mas Yusuf - Gus Riza Ubah Pola Kampanye

BANYUWANGI - Masa kampanye sisa enam hari lagi. Mendekati hari pencoblosan Pilbup Banyuwangi 9 Desember 2020, Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Mas Yusuf - Gus Riza mengatur strategi. Pilihannya blusukan keliling kampung dan menyapa warga dari pintu ke pintu.

Tanpa diminta, warga secara sukarela mengiringi blusukan Cabup - Cawabup 01. Iringan berbagai macam kesenian musik daerah menambah semarak kampanye Mas Yusuf - Gus Riza.

Disaat warga berbondong - bondong mengundang Mas Yusuf dan Gus Riza untuk mengenalkan komitmennya, ketika itu pula Calon 01 langsung beraksi. Antusiasme masyarakat menjadi penyemangat pemilik pengalaman untuk memenangkan pesta demokrasi 9 Desember 2020 mendatang.

"Ini merupakan bukti bahwa masyarakat Banyuwangi sangat membutuhkan perubahan," terang Mas Yusuf saat blusukan di Desa Alasmalang, Kecamatan Singonjuruh.

Euforia ini tidak pernah dirasakan pada Pilbup sebelumnya. Mas Yusuf selalu mengapresiasi apa yang dilakukan warga maupun para relawan.

"Terimakasih kepada seluruh masyarakat yang sudah ikut bergerak hingga ke pelosok wilayah. Mari kita sampaikan semangat perubahan. Yakin kita menang," serunya.

IMG-20201129-WA0068

Sama seperti Mas Yusuf, Gus Riza yang selalu berkata akan terus berkomunikasi dengan masyarakat juga melakukan blusukan.

"Semula kita kampanye dari pertemuan ke pertemuan, kali ini kita memilih untuk turun langsung menyapa masyarakat dari rumah ke rumah," ucap Gus Riza.

Gus Riza mengatakan bahwa pola di bulan terakhir ini memang diperbanyak blusukan ke masyarakat agar resonansi suara semakin meluas.

"Alhamdulillah di kesempatan terakhir ini saya bisa merasakan energi positif dalam blusukan. Dengan cara itu akan semakin merata suaranya, seperti snowball effect atau efek bola salju yang semakin kesini akan semakin membesar," kata Gus Riza saat blusukan di Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Menikmati Segarnya Aliran Kalibendo, Satu Keluarga Justru Tertimpa Musibah
Selanjutnya Adipati Menyusul Sang Ibu, Tewas di Aliran Sungai Kalibendo