..
Lima Visi Besar Projo Pasca Pandemi

Lima Visi Besar Projo Pasca Pandemi

BANYUWANGI - Sekretaris Jenderal DPP Projo, Handoko, meminta kadernya di daerah agar turut menyuarakan 5 visi besar. Lima visi itu pernah disampaikan Jokowi Widodo pada 14 Juli 2014.

Anggota Projo diminta melanjutkan pembangunan infrastruktur. Sebab, salah satu titik lemah Indonesia ada di sektor infrastruktur.

"Daya saing negara kita kalah dengan negara lain. Karena infrastruktur yang kurang baik membuat harga - harga melambung," ungkapnya.

Membangun sumber daya manusia (SDM) menjadi visi kedua yang wajib dijalankan. Reformasi SDM terpusat pada bidang pendidikan dan kesehatan. Sedangkan yang ketiga akan melakukan terobosan hukum dan kebijakan guna memudahkan investasi.

"Barang impor lebih murah. Kalau beli daging sapi lebih murah beli daging sapi Australia ketimbang NTT," jelas Handoko di acara Projo Public Lecture 'Banyuwangi Pasca Pandemi'.

Berikutnya, reformasi birokrasi dan penggunaan anggaran yang tepat sasaran menjadi visi keempat dan lima. Saat ini birokrasi kurang berorientasi pada hasil.

"Jika reformasi di lima bidang ini berhasil maka saya yakin Indonesia akan menjadi negara dengan peringkat ekonomi tertinggi di dunia," jelas Handoko.

Sayang pandemi mengoreksi langkah cepat lima perubahan itu. Bahkan tahun depan diprediksi masih berkutat soal Covid-19. Meskipun awal November 2020 sudah ada vaksin. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Ny Putri Koster di Acara Pembukaan Youth Festival 2020
Selanjutnya Begini Pesan Jerinx Kepada Para "Penggoda"