..
KONI Banyuwangi Mencari 'Pilot' Baru
Pengurus KONI sedang memimpin Rapat Cabor di Sekretariat KONI Banyuwangi dalam rangka sosialisasi TPP.

KONI Banyuwangi Mencari 'Pilot' Baru

BANYUWANGI - Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) mulai bergerak untuk mencari ketua umum KONI periode 2019 - 2023. Pasalnya, masa jabatan Ketua Umum KONI, Michale Edy Hariyanto, akan berakhir pada 21 Agustus 2019 bertepatan dengan pelantikan anggota DPRD Banyuwangi.

Pemilihan ketua umum baru, menurut Ketua TPP KONI Banyuwangi, Bonavita Dwijayanto, akan digelar 1 September 2019 di wisata Alam Indah Lestari (AIL) Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi. Proses pemilihan pemimpin KONI pengganti Michale digeber dalam format Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab).

"Syarat khusus bagi calon ketum harus berdedikasi untuk kemajuan olahraga, tidak pernah melanggar hukum dan tidak menjabat sebagai pejabat publik. Pak Michale akan jadi anggota DPRD sehingga tidak bisa duduk lagi sebagai Ketua KONI Banyuwangi sesuai UU No. 03 Tahun 2005 tentang Olahraga Nasional," jelas Bonavita Dwijayanto.

Sebagai persiapan awal, Senin (12/8/2019) malam, digelar rapat pengurus cabang olahraga di Sekretariat KONI Banyuwangi di Jalan Kalasan. Tahapan selanjutnya, pada 13 Agustus 2019 masuk masa pengumuman di media massa. Sedangkan pendaftaran calon baru dibuka pada 14 - 26 Agustus 2019.

"Dalam rapat cabor sudah kita sosialisasikan soal proses penjaringan, dasar hukum, kriteria calon sampai persyaratan yang harus dipenuhi," tambah pria yang juga menjabat Ketua Cabor Panahan.

Bagi calon yang mendaftar akan diverifikasi pada 29 Agustus 2019. Saat itu pula akan dilangsungkan pengumuman calon ketua yang lolos.

"Calon ketua harus didukung minimal 10 cabor. Di Banyuwangi ada 32 cabor yang masuk daftar anggota KONI," lanjut lelaki yang akrab disapa Pak Totok.

Selama berlangsung status quo jabatan ketum KONI 21 - 31 Agustus, nahkoda kepengurusan KONI Banyuwangi akan dilanjutkan oleh para wakil ketua yang berjumlah tiga orang. Mereka adalah Bonavita Dwijayanto, KGS Syakur dan Surtiyono. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Sehari, Dua KA Renggut Empat Nyawa
Selanjutnya Gus Edi Tolak Tawaran Mediasi KPU