..
Komisi 4 Dukung Pembelajaran Tatap Muka
Anggota Komisi 4 DPRD, Sofiandi Susiadi, bersua foto di tengah kunjungan ke SMPN 1 Banyuwangi

Komisi 4 Dukung Pembelajaran Tatap Muka

BANYUWANGI - Komisi 4 DPRD Banyuwangi meninjau proses pembelajaran tatap muka (PTM) di SMPN 1 Banyuwangi. Kunjungan ini untuk mengetahui kesiapan PTM di masa pandemi.

"Asal fasilitas penunjangnya siap dan guru pengajar disiplin protokol kesehatan, silahkan digelar pembelajaran tatap muka," saran Basuki Rahmat.

Sebab, imbuh Basuki, proses pembelajaran melalui media daring dinilai tidak maksimal. Malah sistem ini banyak mendapat keluhan dari masyarakat.

"Kami merekomendasikan PTM seperti yang telah dilakukan di SMPN 1 Banyuwangi," sambung politisi Partai Hanura.

Apalagi, Banyuwangi tidak lagi masuk zona merah Covid-19. Posisinya telah berubah menjadi zona orange yang sebentar lagi kuning yang secara aturan diperbolehkan menggelar PTM.

"Kami akan mendorong Bupati untuk membuat SK terkait PTM. Kami mendengar kebijakan itu telah disiapkan," kata Basuki.

Di SMPN 1 Banyuwangi, siswa yang masuk telah diatur sehingga tidak menimbulkan kerumunan. Jam istirahat dibikin tidak bersamaan. Di depan kelas disediakan hand senitizer, serta menggunakan ruangan non AC dan memiliki sirkulasi udara baik.

"Contoh ini dapat diterapkan di sekolah lain di wilayah selatan maupun lainnya. Sehingga PTM dapat berjalan dan tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid," ujar anggota Komisi 4 Sofiandi Susiadi.

Kunjungan dipimpin Wakil Ketua Komisi D Banyuwangi, Basuki Rahmat. Anggota komisi yang membidangi pendidikan dan infrastruktur ini turut melakukan peninjauan. Minus dua anggota yang berhalangan, dalam rombongan Basuki Rahmat terlihat pula Sofiandi Susiadi, Kusnan Abadi dan Ahmad Taufik. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Bandar Narkoba Simpan Sabu Hampir 3 Ons
Selanjutnya Ambil Paket Sabu Dari Malaysia, Pria Jakarta ini Dituntut 12 Tahun