..
Ketua Forbi : Proyek U-ditch Tidak Salah

Ketua Forbi : Proyek U-ditch Tidak Salah

BANYUWANGI - Ketua DPC Forum Rakyat Berdaulat Indonesia (Forbi), Agus Tarmidi, menilai kebijakan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi membeli u-ditch beli sudah benar. Jika dikaitkan dengan dampak pandemi Covid-19 maka langkah DPU Cipta Karya turut melakukan percepatan pemulihan perekonomian nasional.

"Langkah DPU Cipta Karya sudah tepat, sesuai PP No.23 tahun 2020. Sasarannya tidak hanya masyarakat pekerja atau buruh yang diprioritaskan lewat bantuan sosial, maupun program padat karya. Para pelaku usaha seperti rekanan dan UMKM juga perlu mendapatkan perhatian berupa stimulus insentif fiskal, bebas PPh, serta kemudahan investasi," terang pria yang disapa Gus Tar.

Analisa Ketua Forbi, pelaku usaha punya andil besar dalam rangka pertumbuhan ekonomi dan menghidupi karyawan di masing - masing perusahaan. Kebijakan DPU Cipta Karya belanja bahan bangunan pabrikasi berupa u-ditch punya dampak positif.

"Dalam aspek ekonomi dan sosial, perusahaan maupun UMKM akan tetap eksis ditengah ekonomi yang lagi terpuruk, sehingga dapat menyelamatkan nasib buruh karena tidak terjadi PHK," beber Gus Tar.

Selain itu, tambah Agus Tarmidi, proyek pabrikasi PU Cipta Karya termasuk menjalankan keadilan sosial. Alasannya, tidak hanya kaum buruh saja yang diperhatikan. Rekanan, kontraktor, UMKM dan para penambang lantaran u-ditch membutuhkan pasir untuk bahan baku selain semen.

"Tidak semua bangunan fisik menggunakan bahan pabrikan, terbukti DPU Pengairan dan Dinas Pertanian hampir semua menggunakan material konvensional semisal pasir, bata, batu yang pengerjaannya masih manual," tandasnya.

Penggunaan u-ditch berarti standar mutunya terjamin. Untuk kawasan permukiman, perumahan serta di wilayah perkotaan sangat cocok dan praktis plus efisien.

"Pengerjaannya tidak butuh waktu lama. Yang jelas tetap mengunakan tenaga manusia. Sebab itu Forbi menilai penggunaan u-ditch perlu didukung semua pihak agar pembangunan drainase khususnya di kawasan permukiman dan perumahan perkotaan. Untuk desa dan persawahan harus mengutamakan bahan non pabrikasi," pungkasnya. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Lu Bing Jin Jalani Hukuman Terlama 34 Tahun di Dalam Lapas
Selanjutnya Adiknya Dipenjara Total 34 tahun, Lu Ming Kena 11,5 Tahun