..
JPKP Sikapi Maraknya Rapid Test Antigen di Pelabuhan Ketapang

JPKP Sikapi Maraknya Rapid Test Antigen di Pelabuhan Ketapang

BANYUWANGI - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKP) Provinsi Jawa Timur, Siswanto, menyikapi merebaknya gerai rapid test antigen di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

JPKP akan mengajukan surat permohonan hearing atau dengar pendapat ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi.

"Sesuai rekam digital, dulu Danlanal Banyuwangi selaku wakil Ketua Satgas Covid-19 bersama pihak terkait lainnya telah melalukan operasi penertiban terhadap gerai rapid test yang ada di wilayah Pelabuhan Ketapang. Karena diduga banyak gerai yang tidak sesuai dengan ijin operasional yang mereka miliki," kata Siswanto, Senin (6/12/2021).

Menurutnya, hal ini perlu dilakukan oleh lembaganya agar mendapatkan keterangan dari para pihak terkait.

Dengan adanya operasi penertiban tersebut, lanjut Siswanto, banyak gerai rapid test yang di tutup. Namun saat ini gerai rapid test kembali menjamur di wilayah Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

"Dulu sudah ditutup, kok sekarang menjamur lagi. Anehnya kok tidak ditertibkan, ini menjadi tanda tanya. Bagaimana komitmen kebijakan yang telah dilakukan para pihak terkait. Kan harusnya konsisten kebijakan itu," lanjut Siswanto.

Untuk itulah, lembaga JPKP akan meminta keterangan dari semua pihak terkait melalui pengajuan hearing ke DPRD Banyuwangi.

"Kami ajukan hearing agar ada kepastian, supaya tahu sebenarnya diperbolehkan atau tidak ketika ada pelayanan kesehatan yang beroperasi bukan di lokasi yang sesuai dengan ijin operasionalnya," paparnya.

"Kalau diperbolehkan, mengapa saat itu kok dilakukan penertiban. Jika tidak diperbolehkan, mengapa saat ini dibiarkan. Padahal secara kasat mata jelas terlihat di pinggir-pinggir jalan  wilayah Ketapang sana," imbuhnya. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Gerai Rapid Test Antigen Merebak, Persaingan Harga Kian Sengit
Selanjutnya Oder 6 kg Ganja, Seorang Napi dan Kurirnya Dituntut 13 Tahun