..
Jenazah Hendak Dibawa Pulang Paksa, 1 SSK Polisi Amankan Rumah Sakit
Aparat bersama tim medis rumah sakit melakukan mediasi dengan perwakilan keluarga korban

Jenazah Hendak Dibawa Pulang Paksa, 1 SSK Polisi Amankan Rumah Sakit

BANYUWANGI - Proses penjemputan jenazah terduga Covid-19 dari salah satu rumah sakit swasta di Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, berlangsung tegang. Jumat (24/7/2020) pagi, muncul kabar keluarga akan menjemput paksa jenazah korban dari rumah sakit untuk dikebumikan sendiri.

Tak ingin muncul gejolak, jajaran Polresta Banyuwangi mengerahkan 100 personel untuk melakukan pengamanan. Jenazah korban akhirnya berhasil dievakuasi dengan protokoler ketat.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin SIK menjelaskan, pihaknya terpaksa mengerahkan pasukan pengamanan setelah mendapat laporan dari pihak rumah sakit. Korban meninggal Kamis (23/7) malam.

"Sempat terjadi adu argumen antara petugas medis dengan keluarga korban. Paginya kita terjunkan personel untuk pengamanan," kata Kapolresta.

Pengamanan ini guna mengantisipasi jika ada aksi penjemputan paksa. Sebab, jika terjadi dampaknya bakal mengkhawatirkan.

"Kami sifatnya antisipasi," tegas Kombes Arman.

Sebenarnya, lanjut Kapolresta, hasil pemeriksaan korban belum muncul yang menyatakan positif corona. Namun, tim medis rumah sakit mengatakan ada indikasi terjangkit Covid 19.

"Mungkin ini yang memicu adu argumen antara keluarga korban dan tim medis," jelasnya.

Kapolresta melanjutkan, pihaknya bersama tim gugus kecamatan selanjutnya melakukan komunikasi dengan pihak keluarga. Hasilnya, hanya tiga anggota keluarga yang menjemput ke rumah sakit. Meski begitu, polisi tetap melakukan pengamanan ketat.

"Proses penjemputan hingga pemakaman di TPU dikawal polisi," tambahnya.

Informasi di lapangan, korban berusia 50 tahun adalah warga asal Pamekasan, Madura. Dia tinggal di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari untuk bekerja dengan sanak saudaranya di Banyuwangi. Korban sempat dirawat di rumah sakit sejak Kamis (23/7), lalu meninggal. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Miliki 10 Paket Sabu, Kurir Asal Kuta ini Dituntut 8 Tahun
Selanjutnya Simpan Sabu di Jok Motor, Kurir Sabu ini Dituntut 9 Tahun