..
Jaringan Kabel Wifi Meresahkan, Sikap DPRD Banyuwangi Tegas

Jaringan Kabel Wifi Meresahkan, Sikap DPRD Banyuwangi Tegas

BANYUWANGI - DPRD Banyuwangi segera menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan Infrastruktur Mikrosel. Isinya mengatur larangan jaringan kabel wifi secara liar.

Jika ada jaringan kabel yang mengganggu, maka terancam ditertibkan paksa. Raperda ini masuk dalam Program Pembentukan Perda (Propemperda) tahun 2022.

"Tahun 2022, kita siapkan 23 Raperda, salah satunya mengatur tentang jaringan kabel wifi. Jangan sampai mengganggu ketertiban," kata Sofiandi yang juga Ketua Bapemperda DPRD Banyuwangi.

Sofiandi menambahkan, Raperda Penataan Jaringan Mikrosel ini menjadi usulan DPRD berdasarkan aspirasi masyarakat. Karena selama ini jaringan kabel wifi dipasang sembarangan dan tidak memiliki tiang sendiri alias numpang ke tiang listrik. Ke depan, akan diatur sehingga jaringan wifi memiliki tiang sendiri.

"Usulan 23 Raperda ini masih berada di tahap konsultasi ke Biro Hukum Pemprov Jawa Timur. Dari 23 Raperda ini, 12 diantaranya merupakan usulan DPRD dan sisanya usulan dari eksekutif," imbuhnya.

"Kami targetkan 23 Raperda ini bisa segera dibahas di paripurna internal sehingga akan masuk dalam pembahasan APBD 2022. Dari 23 Raperda masih ada beberapa yang perlu ditinjau ulang. Khusus Raperda Infrastruktur Mikrosel ini diarahkan masuk dalam Raperda Ketertiban Umum. Nanti akan kita bahas lagi di paripurna. Nantinya masuk dalam Perda apa," kata anggota dewan asal Desa Benculuk, Kecamatan Cluring.

Maraknya jasa internet atau wifi di Banyuwangi, Jawa Timur dikeluhkan. Bukan layanannya, melainkan jaringan kabel yang selama ini kerap memanfaatkan tiang lampu penerangan jalan dan tiang listrik milik PLN. Tindakan ini dianggap berbahaya oleh masyarakat. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Musim Hujan, FPTI Gelar Kejurkab
Selanjutnya PT Denpasar Kuatkan Perjuangan Korban Skimming di BNI