..
Janin Bayi Dibuang dalam Sumur
Aparat dari Polresta Banyuwangi memasang garis polisi di TKP

Janin Bayi Dibuang dalam Sumur

BANYUWANGI - Sumur tempat praktik umum dr Neni Destriana, di Jalan Pondoknongko menjadi lokasi pembuangan janin. Warga di Dusun Dadapan Lor, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi pun geger oleh peristiwa itu.

Sekitar pukul 09.00 WIB, saat dr Neni Destriana membuka praktik, ketika itulah penemuan terjadi. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Kepolisian Sektor Kabat.

Tim Inavis Polresta Banyuwangi juga diturunkan untuk melakukan penyelidikan temuan janin di lokasi kejadian. Dokter Neni mengatakan, sebelum mengetahui ada janin yang dibuang dirinya sedang memeriksa pasien. Setelah pasien sepi, perawat bergegas mengambil air minum di dapur dan terkejut.

"Di lantai darah semua, sampai ke kamar mandi juga darah semua. Di bak kamar mandi juga darah semua," katanya, Jumat (10/9/2021).

Dokter Neni langsung terpikir untuk memantau CCTV yang dipasang di beberapa sudut tempat praktiknya. Dari situlah peristiwa menghebohkan itu terlihat, seorang pelaku yang diduga masih berusia pelajar sempat membuang janin ke tempat sampah. Tapi kemudian dibuang ke dalam sumur.

"Dibawa dengan tangan terus dibuang ke tempat sampah. Terus mungkin merasa kurang aman, buka pintu belakang praktik saya, lalu dibuang ke sumur," terangnya lagi.

Warga yang bergerombol terus memantau perkembangan evakuasi janin dari dalam sumur.  Aparat pun memasang garis polisi untuk membatasi warga agar tidak merangsek ke TKP. SUBAHRODIN YUSUF 

Sebelumnya Gubernur Koster Harapkan Bali Miliki Basis Pendapatan Daerah Memadai Guna Mendukung Sumber PAD
Selanjutnya Liga 3 Jatim, Banyuwangi Putra Masuk Grup J