..
Jajaran Polsek di Banyuwangi Berlomba Ungkap Narkoba
Barang bukti pil Trek di Polsek Cluring

Jajaran Polsek di Banyuwangi Berlomba Ungkap Narkoba

BANYUWANGI - Kepolisian Sektor di Polresta Banyuwangi sedang berlomba - lomba mengungkap peredaran narkotika dan obat terlarang. Dalam 12 hari minimal harus mengungkap 2 kasus narkoba.

Kewajiban mengendus dan membongkar praktik peredaran narkoba ini berlaku sejak 1 - 12 September 2021. Sampai hari keempat, Polsek Kota Banyuwangi berhasil mengungkap satu perkara atas nama Oktavian Kuntoro (20).

Pemuda yang tinggal di Jalan Wolter Monginsidi Kelurahan Tukang Kayu, Kecamatan Banyuwangi tersebut menjual pil Trihexyphenidyl tanpa ijin pihak berwenang. Kasus ini, menurut Kapolsek Kota Banyuwangi AKP Kusmin melalui Kanit Reskrim Ipda Sadimun, terungkap atas informasi seorang pemuda di Jalan S Parman Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi sekitar pukul 20.30 WIB, Kamis (2/9/2021).

"Pelaku sudah menjual 100 butir pil putih kepada seorang pembeli Rp 180 ribu," ungkap Kanit Reskrim.

Oktavian ditangkap petugas di rumahnya. Pil yang mestinya dibeli menggunakan resep dokter ini didapat oleh tersangka dari pria dengan nama panggilan Kapten yang kini masuk DPO.

"Transaksi pilnya pakai sistem ranjau," tambah Sadimun.

Dugaan sengaja mengedarkan sediaan farmasi tanpa memiliki ijin edar dijeratkan kepada Oktavian. Dasarnya adalah Pasal 197 Sub 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Polsek lain, Cluring dan Kalibaru pun berhasil melakukan pengungkapan serupa. Jumlah barang bukti yang disita lebih banyak.

Tindakan aparat ini bukan ajang untuk memenuhi penjara, namun lebih pada komitmen untuk memberantas peredaran narkoba demi menyelamatkan moral anak bangsa. Karena itu mengikuti perintah Tumpas Narkoba Semeru 2021. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya TRCC PKS Turun Tangan Atasi Covid
Selanjutnya Ny Putri Koster Harap Puteri Cilik dan Remaja Bali 2021 Jadi Duta Anti Narkoba