..
Insentif Tambahan Gizi  Tak Masuk PAK
Petugas TNI - Polri bertugas di perbatasan dalam rangka penanganan dan pencegahan Covid-19

Insentif Tambahan Gizi Tak Masuk PAK

BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas belum berpikir untuk memberikan insentif tambahan gizi bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang berjuang dalam penanganan Covid-19.

"Nanti akan kita ajukan di Dana Desa (DD), mungkin dengan dana hibah juga bisa. Kami belum punya wacana untuk itu, tapi nanti bisa dikaji sama dengan insentif nakes dan relawan," tukas Bupati Ipuk di Ruang Rupatama Mapolresta Banyuwangi ketika menghadiri vaksinasi tuna wisma.

Sampai akhir 2021, dipastikan dana insentif dari Pemkab Banyuwangi untuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas tidak akan pernah ada. Termasuk dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) pun insentif ini tidak masuk.

Ipuk akan mengupayakan insentif itu pada tahun depan. Alasannya, tahun ini masih meneruskan program kerja bupati sebelumnya sehingga belum bisa mengatur anggaran.

"Tahun depan, karena hari ini hanya PAK, melaksanakan program bupati sebelumnya. Anggaran masih belum kita atur ulang. Jadi 2022 sesuai program kerja dan janji politik saya," ucapnya, Kamis (23/9/2021).

Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ali Mahrus mengatakan, insentif bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas tidak masuk usulan saat pembahasan PAK. Pihak eksekutif tak pernah menyinggung soal itu. 

"Andai diusulkan pasti kita dorong.  Yang ada hanya nakes saja," katanya. 

Penanganan Covid-19 di Banyuwangi terbilang baik. Saat ini Bumi Blambangan berada di level 2 versi asesmen Kementerian Dalam Negeri setelah sempat di level 4.

Keberhasilan pencegahan dan penanganan virus korona ini tak lepas dari peran para tenaga kesehatan yang bekerja ekstra. Termasuk eksistensi Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang bergelut di tingkat desa binaannya dalam menerapkan protokol kesehatan, isolasi mandiri sampai penanganan isolasi terpusat.

Selama 19 bulan bergelut dengan Covid, ternyata perhatian dari Pemda Banyuwangi terhadap personil TNI dan Polri yang berjuang di garda terdepan sangat kecil. Bukti paling nyata, insentif untuk perbaikan gizi bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas pun tiada. Padahal keselamatan jiwa mereka rentan.

Ancaman terpapar virus korona sampai direnggut kematian membayangi tugas keduanya. Sudah banyak nama anggota polisi dan TNI yang gugur karena positif Covid-19. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Mila Tayeb ; Wajar Jika Seorang Istri Membela Suaminya
Selanjutnya Setubuhi ABG Hingga Ham, Pedagang Burger ini Dihukum 8 Tahun