..
GrabProtect Meluncur di Banyuwangi

GrabProtect Meluncur di Banyuwangi

BANYUWANGI - Grab meluncurkan layanan GrabProtect di Banyuwangi. Peresmian layanan ini juga diikuti peluncuran 100 unit armada Grab yang dilengkapi dengan standar keamanan serta kebersihan terbaik.

Pada kendaraan roda empat di lengkapi dengan partisi plastik atau mika pembatas antara pengemudi dan penumpang. Begitu pun dengan pengemudi Grab roda dua. Menurut Director Bussines of East Indonesia Grab, Halim Wijaya, pengemudi Grab dapat membatalkan pesanan apabila penumpang enggan mengenakan masker.

"Penumpang pun kami beri hak untuk membatalkan pesanan jika pengemudi kami mengabaikan protokol kesehatan," jelas Halim Wijaya.

Jumat (27/11/2020), digelar MoU antara Grab dengan Pemerintah Banyuwangi. Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menjelaskan dua program kerja sama strategis dengan Pemkab Banyuwangi. Dua program itu adalah dukungan untuk UMKM dan dukungan bagi pariwisata.

"Untuk UMKM kita adakan pembinaan generasi muda, penguatan UMKM serta layanan Grab pada portal bela pengadaan. Supaya pelaku UMKM dapat bertahan dalam mengembangkan usahanya di masa pandemi. Terkait dukungan pariwisata ada integrasi layanan transportasi dan e-ticketing destinasi wisata melalui aplikasi Grab yang telah diunduh 205 juta kali," papar Neneng.

IMG-20201127-WA0024_1

Grab sudah meluncurkan protokol dan armada GrabProtect sejak April 2020. Saat ini armada GrabCar dan GrabBike telah tersedia di puluhan kota dari Aceh sampai Jayapura. Bahkan armada Grab telah melayani lebih dari 58 juta kilometer perjalanan di berbagai kota di Indonesia.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menantang Grab untuk melakukan kolaborasi dengan menelurkan inovasi baru bidang pertanian dan pariwisata. Sehingga hasil produk pertanian di Banyuwangi dapat cepat dipasarkan.

"Kami punya buah naga kualitas bagus. Ada buah naga yang organik. Kadang di Jakarta harganya masih tinggi, di sini murah hanya Rp 2500. Kami butuh aplikasi untuk saling bertukar informasi antar daerah soal ketersediaan hasil pertanian. Dengan begitu bisa dilakukan saling suplai," cetusnya.

Permintaan Bupati Anas akan ditindaklanjuti pihak Grab. Masukan itu dapat menjadi terobosan baru dibidang digitalisasi pertanian. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Covid-19 Pengaruhi Penurunan Klaim Jasa Raharja Hingga 30%
Selanjutnya KPU Banyuwangi Rilis Pemenang Vlog