..
Gerai Rapid Test Antigen Merebak, Persaingan Harga Kian Sengit

Gerai Rapid Test Antigen Merebak, Persaingan Harga Kian Sengit

BANYUWANGI - Persaingan antar gerai rapid test antigen di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur kian sengit.

Tarif yang dibandrol tiap gerai tidak sama.

Ada yang memasang harga Rp 70 ribu. Terdapat pula gerai yang pasang tarif 60 ribu. Bahkan ada juga yang nekad pasang harga di papan baliho harga rapid test antigen turun Rp 50 ribu.

Persaingan gerai layanan rapid test antigen dapat dijumpai dari SPBU Farly sampai sekitar Pelabuhan Tanjungwangi Ketapang.

Belasan gerai layanan rapid test antigen berderet di sepanjang jalur nasional tersebut.

Dan di tiap gerai, tampak seorang pria berdiri di tepi jalan untuk mengarahkan pengendara kendaraan yang hendak menyeberang ke Bali agar mengurus rapid test antigen di gerainya.

Tiap gerai seolah saling berlomba untuk mendapatkan klien sebanyak - banyaknya. Rapid test antigen seolah menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.

Lanal Banyuwangi pernah turun tangan menertibkan rapid test antigen yang menjamur. Saat itu Lanal bekerja sama dengan pihak terkait termasuk Dinas Kesehatan Banyuwangi.

Waktu itu bisnis rapid test antigen sempat tiarap. Tapi sekarang menjamur lagi.

Merujuk keterangan Juru Bicara Satgas Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono, gerai yang memiliki ijin resmi berjumlah 4 unit. Dua beroperasi di tepi jalan raya dan dua lagi di dalam areal pelabuhan.

"Di luar (tepi jalan) yang resmi milik Lanal Banyuwangi serta klinik Anugerah. Untuk yang di dalam pelabuhan Sunlife dan Shinta. Khusus yang di dalam pelabuhan ijinnya dari KKP," ujar dr Rio. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Dua Kurir Pemuda Bali ini Diganjar 9 Tahun Penjara
Selanjutnya JPKP Sikapi Maraknya Rapid Test Antigen di Pelabuhan Ketapang