..
Bupati Banyuwangi Disomasi Puskaptis

Bupati Banyuwangi Disomasi Puskaptis

BANYUWANGI - Puskaptis melayangkan somasi kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas. Somasi ini terkait pembatalan tanda tangan berita acara pelepasan 1/3 wilayah Kawah Ijen ke pangkuan Kabupaten Bondowoso.

Dalam somasinya, Puskaptis memberi tenggang waktu kepada Bupati Ipuk 7x24 jam untuk menggugat ke Pengadilan Negeri Banyuwangi. Apabila dalam waktu kurang lebih sepekan tidak ada gerakan dari Bupati Banyuwangi, maka Puskaptis yang akan menggugat.

"Jika tidak dilakukan maka kami akan melakukan gugatan citizen law suit atau gugatan warga negara atas hilangnya 1/3 Kawah Ijen yang selama berabad - abad jadi milik Banyuwangi," ujar Amrullah, Jumat (16/7/2021).

Ketua Puskaptis Banyuwangi ini berpandangan bahwa pencabutan tanda tangan berita acara nomor : 35/BAD II/VI/2021 tanggal 3 Juni 2021 tidak akan berarti jika Kabupaten Bondowoso tidak melakukan hal yang sama. Sebagaimana diatur dalam pasal 1266 KUH Perdata maka kesepakatan itu menjadi sah dan berlaku.

"Salah satu cara yang pas sesuai UU maka harus dibatalkan di Pengadilan Negeri," lanjut Amrullah.

Mengacu pada Pasal 1320 KUH Perdata, maka Bupati Ipuk dalam gugatan pembatalannya harus menjelaskan alasannya. Yakni ketika proses tanda tangan berita acara 3 Juni 2021 di Surabaya dilakukan dengan itikad tidak baik dan merasa ditekan.

"Bupati pernah bilang begitu, merasa ditekan dan dijebak, setelah peristiwa tanda tangan berita acara pelepasan 1/3 wilayah Kawah Ijen tersebar dan ramai di jagad maya," tukasnya lagi.

Somasi yang dilayangkan Puskaptis merupakan sikap lanjutan atas langkah terdahulu yang menyerukan DPRD Banyuwangi menggunakan hak menyatakan pendapat. Di saat 3 Fraksi DPRD Banyuwangi, PKB, PKS dan Demokrat menggulirkan interpelasi, Puskaptis melayangkan somasi. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Napi 8 Tahun Penjara, Kembali Dituntut 13 Tahun
Selanjutnya Jam Malam PPKM, Kapolresta Bagikan Sembako