..
Bertemu Pencuri Motornya, Begini Reaksi Guru SMPN 4 Genteng
Sri Titin Sumartini berbicang dengan Kapolres AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi SIK

Bertemu Pencuri Motornya, Begini Reaksi Guru SMPN 4 Genteng

BANYUWANGI – “Bapak darimana, jujur saja. Insaf ya pak ya, jangan diulangi lagi. Kasihan anak istri. Kembalilah ke jalan yang benar," pesan Sri Titin Sumartini (56), kepada Heryanto alias Asit.

Nasehat itu dilontarkan Titin jelang penyerahan sepeda motor Honda Beat warna merah keluaran 2018 di Mapolres Banyuwangi, Kamis (8/8/2019). Wanita berhijab ini merupakan ibu dari Kepala Desa Kepundungan, Kecamatan Srono, Tri Marvila Sukmana. Petuah bijak tersebut diucapkan disela-sela  jumpa pers disaksikan Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi SIK.

“Motor hilang waktu ikut lomba Agustusan antarinstansi di Kecamatan Genteng, Sabtu (3/8/2019) lalu. Di lokasi memang tidak ada penjaga parkir karena semua ikut lomba. Helm saya oleh pelaku ditaruh di atas motor Honda Scoopy milik orang lain,” kisah guru SMPN 4 Genteng.

Perasaan lega dan bahagia diungkapkan warga Desa Kepundungan ini setelah mendapat kabar dari kepolisian jika  motornya ditemukan. Apalagi aparat melakukan serah terima pinjam pakai atas kuda besi yang didapat dari hasil kredit setahun lalu.

"Terima kasih buat semuanya, Bapak Polisi yang telah menemukan motor saya. Itu kendaraan biasa tak gunakan untuk mengajar," ungkapnya.

curanmor_1_1

Tersangka curanmor, Heryanto alias Asit (tengah), diapit dua petugas Provos 

Pelaku pencurian kendaraan bermotor yang menyasar Titin ternyata melibatkan dua orang. Menurut Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, satu pelaku, Heryanto (33) alias Asit, telah ditangkap di wilayah Mayang, Kabupaten Jember. Satu pelaku lain berinisial HD masih buron.

“Hasil penelusuran anggota ada petunjuk kendaraan dilarikan ke arah Jember. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap Asit di rumahnya. Ada tiga sepeda motor dan kunci T yang diamankan sebagai bukti,” beber Kapolres. 

Pascapencurian, pelaku melakukan upaya penghilangan identitas barang bukti dengan mengganti plat nomer serta menghapus nomer mesin plus rangkanya. Honda Beat milik Titin termasuk salah satu yang mengalaminya.

“Petugas masih melakukan identifikasi nomer mesin dan rangka kendaraan yang lain. Selanjutnya akan ditelusuri melalui laporan polisi guna mencari identitas pemilik,” terang perwira menengah yang pernah menjadi penyidik di Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK). 

Hasil pemeriksaan aparat, Heryanto ternyata seorang residivis yang pernah beraksi di berbagai tempat dan keluar masuk Lembaga Pemasyarakatan. Modus aksinya selalu dijalankan bersama satu rekan dengan pembagian peran. Satu mengawasi area TKP dan lainnya menjadi eksekutor. SUBAHRODIN YUSUF

 

 

Sebelumnya Dituntut 3,5 Tahun, Begini Ekspresi Eks Ketua Kadin Bali
Selanjutnya Mantan Karyawan Curi Uang Ratusan Juta