..
Bela Margreit, Hotma Sitompul Dihujat
Hotma Siumpul

Bela Margreit, Hotma Sitompul Dihujat

Suksesinews.com, Denpasar-  Hotma Sitompul, kuasa hukum Ibu angkat Engekine,  Margeret, Margreit dihujat warga yang berorasi di Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) di Lapangan Puputan Renon, Minggu (28/6) pagi.  Namanya diteriaki dan dicaci maki oleh warga. Hotma Sitompul disebut-sebut sebagai seorang pengacara yang tidak membela kepentingan anak.


Salah seorang pembicara dari Asosiasi Sopir Freelence Bali, Wayan Suata mengatakan, Hotma Sitompul sebaiknya ikut merasakan dan menjaga suasana kebatinan rakyat Bali. "Jangan hanya melihat suatu persoalan dari sisi hukum saja. Cobalah lihat dari berbagai aspek. Ada banyak aspek lainnya terutama konteks lokal Bali. Perasaan masyarakat Bali saat ini sedang disakiti saat ini. Tolong Pak Hotma perhatikan itu," katanya.


Hotma, lanjut dia, harus menyadari ada anak tak berdosa, mendapat kekerasan sejak lama oleh ibu angkatnya, kemudian dibunuh dengan keji dan dikuburkan diam-diam di pekarangan rumahnya. "Kalau dalam  Bali itu latah (tercemar) namanya. Tanah Bali tercemar dan kotor. Upacaranya besar. Perasaan masyarakat Bali terluka disini. Harap jangan main-main dengan persoalan kematian seseorang, jangan hanya diukur dengan hukum dan uang semata," katanya.


Dalam PB3AS kali ini, Engeline menjadi tema utama pembicaraan warga. Hampir semua masyarakat yang naik ke podium berbicara soal Engeline. Umumnya mereka mengutuk dengan keras segala tindakan. Dosen Politeknik Negeri Denpasar, Wayan Wenten mengaku, kasus Engeline hendaknya menjadi perhatian bagi masyarakat Indonesia semua.
 "Masyarakat sudah tahu semua. Atensi publik sangat tinggi. Publik sudah mulai buka mata, belajar hukum. Semua orang juga tahu ini pembunuhan berencana dan ancaman hukumannya adalah minimal hukuman seumur hidup. Kalau ternyata tidak tersangka lain maka publik akan bertanya ada apa dengan penegak hukum kitan" ujarnya.


PB3AS digagas oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Dalam acara tersebut, seluruh warga boleh berbicara apa saja tentang pembangunan, kemiskinan dan sebagainya. Masyarakat bisa juga melakukan kritik, saran, usul dan sebagainya. Saat itu akan difasilitasi oleh tim dari Pemprov Bali termasuk untuk mencatat semua pembicaraan masyarakat untuk ditindaklanjuti. Warga pun memanfaatjan kesempatan itu untuk berbicara kasus yang saat ini menimpa Engeline.  Amb

Sebelumnya Margriet Ditetapkan Jadi Tersangka Pembunuh Engeline
Selanjutnya Hotma Tuding Penetapan Margreit Jadi Tersangka Tak Berdasarkan Bukti