..
Bali Ingin Pengelolaan Sampah Seperti di Surabaya
Rombongan Pemprov Bali berasama wartawan saat berkunjung di TPA Benowo/rie

Bali Ingin Pengelolaan Sampah Seperti di Surabaya

Suksesinews.net, Denpasar - Pemprov Bali rela jauh-jauh ke Surabaya untuk belajar bagaimana pengelolaan sampah menjadi tenaga listrik. Di Surabaya saat ini tengah berjalan proyek oleh Pemkot Surabaya yang dikerjasamakan dengan swasta untuk menghasilkan listrik yang dalam jangka panjangnya bisa menghasilkan tenaga listrik hingga 9 mega watt.

"Pertama tujuan kami ke Surabaya tentunya untuk mengetahui pengelolaan dan pengolahan sampah di Surabaya ini," kata Wayan Suarjana, Asisten III Pemprov Bali, Selasa (17/9).

Kedua, pihaknya juga ingin mengetahui sejauh mana pengolahan sampah itu bisa menghasilkan listrik dan bagaimana penyalurannya. "Di provinsi Bali masih gagal untuk pengelolaan sampah. Dulu pernah kerjasama dengan PT NOI, tapi sekian tahun berlalu tidak ada apa-apanya. Sejarang baru akan berproses lagi, makanya kami mengajak teman media ke Surabaya, melihat langsung," paparnya.

Lalu apa hebatnya sistem pengelolaan sampah jadi listrik di Surabaya?

Mohamad Alihasar selaku Penanggung Jawab Operasional PT Sumber Organik yang mengelola sampah di Surabaya, Selasa (17/9) mengatakan, dari gas metan sampah ini akan menggerakkan generator, generator yang akan menghasilkn listrik.

“Kemudian dari sana dimasukkan ke jaringan PLN. Kami sudah beroperasi sejak 2015 dampai sekarang," terangnya.

Menurutnya, dari pengelolaan ini nantinya target bisa menghasilkan 9 mw dan dapat membakar sampah sekitar 1.000 ton per hari.

"Proses pembangkit listriknya adalah dengan menggunakan sistem gasifikasi, di mana nantinya sampah yang terpilah masuk ke gasi player yang akan membakar sampahnya. Samoah mengeluarkan gas. Gas masuk ke boiler, suhu ditingkatkan, kemudian timbul uap atau stim. Stim itulah yang menggerakkan generator, generator yang akan menghasilkan listrik," paparnya menjelaskan. Ari/Suksesinews

Sebelumnya Gubernur Koster: Tak Boleh Tari Sakral Digunakan Untuk Pemecahan Rekor MURI
Selanjutnya Tim Jaksa Penuntut Umum Tolak Eksepsi Kubu Sudikerta