..
439 Orang Terjaring Operasi Pekat
Para pelaku yang terjaring Operasi Pekat mengenakan baju tahanan

439 Orang Terjaring Operasi Pekat

BANYUWANGI - Jelang memasuki Ramadan 1442 Hijriyah, Polresta Banyuwangi mengamankan 439 orang dan ditetapkan sebagai tersangka. Ratusan orang ini tersangkut dalam 353 kasus.

Pengungkapan kasus ini berlangsung sejak 22 Maret - 2 April 2021 dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat). Pengungkapan digelar oleh aparat Polresta Banyuwangi plus jajaran di 25 Kepolisian Sektor di bawah Polresta Banyuwangi.

"Terdiri dari premanisme 177 kasus disertai 220 tersangka, prostitusi 4 perkara dan 4 tersangka, Pornografi 2 kasus plus 2 tersangka, judi 39 kasus serta 61 pelaku, narkoba 37 kasus dan 45 tersangka, petasan 2 kasus dan 2 tersangka, miras 92 perkaranya dengan 105 tersangka," beber Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin SIK.

Yang menarik, kata Kombes Arman, dalam Operasi Pekat aparat berhasil mengungkap human traficking atau perdagangan orang. Transaksi menggunakan media sosial Twitter.

"Seseorang memesan seorang cewek yang difasilitasi seorang mucikari. Ini kali ketiga di Polresta Banyuwangi perdagangan orang lewat medsos," terang Kapolresta.

Disamping itu, Satnarkoba mengungkap 11 kasus yang semuanya sabu - sabu. Jumlah pelaku yang diamankan 15 orang dan sudah ditetapkan tersangka. Rinciannya 14 laki - laki dan 1 perempuan. Adapun barang buktinya 25 paket sabu seberat 149,79 gram dan masih banyak lagi bukti pendukung lainnya.

"Untuk tersangka yang kita rilis di Polresta berjumlah 53 orang. Sisanya ada di Polsek," kata Arman. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Gelapkan Duit Bos Grahadi, Ibu ini Diputus PT 9,5 Tahun Penjara
Selanjutnya Sodomi Anak Bawah Umur, Terduga Paedopil asal Perancis Dihukum 8 Tahun