..
Warga Kampung Primitif : Doa Sumail Abdullah Bertuah
Anggota Komisi XI DPRRI, Haji Sumail Abdullah (kiri) menyerahkan kunci kendaraan roda tiga bagi warga Kampung Primitif agar mudah dalam mengelola sampah wisata.

Warga Kampung Primitif : Doa Sumail Abdullah Bertuah

BANYUWANGI - Kampung Primitif yang terletak di Dusun Gembolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, mendapat pujian dari anggota Komisi XI DPRRI Haji Sumail Abdullah sebagai inovasi cerdas kalangan millenial.

"Orang kota butuh lokasi nyaman untuk liburan akhir pekan. Kampung Primitif bisa hadir di tepi kota sungguh luar biasa," ungkapnya, Rabu (27/2/2019) malam.

Karena itu, politisi Fraksi Partai Gerindra yang berkantor di Senayan ini mengajak para kalangan tua untuk mendoakan bagi kesuksesan anaknya. Karena nasib orang tiada yang tahu dan belum tentu mengikuti nasabnya.

"Dorong anak - anak dengan doa. Karena banyak anak Indonesia di luar negeri yang pandai. Setelah pulang mereka bisa berkarya dan sukses," serunya kala mengisi reses.

Sumail lantas mengisahkan riwayat hidupnya yang mengalami kesulitan diwaktu muda. Nyaris putus sekolah karena kekurangan biaya memaksanya mencari orang tua asuh agar pendidikannya tetap berlanjut. Konsekuensinya dia harus melakukan pekerjaan yang agak dihindari di kalangan pemuda dieranya.

Untunglah dirinya diberi nama Sumail oleh orang tuanya. Nama itu dalam harfiah Jawa berarti pesan yang baik atau pengantar surat yang baik.

"Semula saya mengira dikehendaki menjadi tukang pos. Ternyata kini menjadi wakil rakyat atau penyampai aspirasi. Padahal secara sanad tidak ada jalur menjadi anggota dewan. Sukses itu mungkin karena doa orang tua tadi," ulasnya.

Atas ajakannya itu, Sumail akhirnya didaulat oleh warga untuk memimpin berdoa dalam pertemuan itu. Alasannya, munajat tamu jauh dianggap bertuah. Sumail Abdullah yang biasanya bicara soal politik dan keuangan, akhirnya berdoa.

"Ya Alloh, ampunilah dosa orang tua kami yang masih hidup maupun yang telah meninggal. Jadikanlah pemimpin kami yang menolak impor," panjatnya diamini warga.

Tidak hanya memuji ide kreatif kalangan muda Kampung Primitif. Sumail juga memberi apresiasi berupa bantuan kendaraan roda tiga pengangkut sampah. Harapannya wisata Kampung Primitif tetap bersih dan terjaga.

"Semoga alat pengangkut sampah ini bermanfaat. Ini bisa menjadi contoh anak muda desa lain," harapnya.

Doa Sumail Abdullah disambut gerimis. Suhadi yang bertindak sebagai pembawa acara pun melontarkan celetukan penuh makna.

"Ternyata Pak Mail pandai berdoa dan bisa jadi panutan. Semoga berkah," ucapnya. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya WNA Pemilik Kokain 11,06 gram Bersama Kekasihnya Divonis Hakim 5,4 Tahun
Selanjutnya Berenang, Bule Amerika Tewas