..
Satpol PP : IMB Mojo Surf Camp Belum Ada
Tampak pertemuan antara Forsuba dan Satpol PP membahas soal IMB sejumlah homestay di Pulau Merah

Satpol PP : IMB Mojo Surf Camp Belum Ada

BANYUWANGI – Ijin mendirikan bangunan (IMB) Mojo Surf Camp Pulau Merah beserta sejumlah homestay lain di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, belum ada. Ini ditegaskan oleh Kasie Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Banyuwangi, Achmad Rifai.

“Masyarakat pernah berusaha mengurus IMB, tapi tidak pernah berhasil, akhirnya semua tidak memiliki IMB,” jelasnya saat mediasi bersama Forum Suara Blambangan (Forsuba) di Kantor Satpol PP Banyuwangi, Kamis (5/3/2020).

Dalam forum yang digelar di aula kantor Satpol PP Banyuwangi dijelaskan bahwa telah dilakukan koordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Itu dilakukan guna mencari jalan keluar permasalahan IMB untuk homestay yang berdiri disekitar pantai Pulau Merah tersebut.

“Sebagai bentuk dukungan pada investasi, kita tidak mungkin langsung melakukan penutupan, tapi aturan harus tetap ditegakkan. Maka dari itu kita akan membantu agar bangunan homestay disana bisa memiliki IMB,” jelas Rifai.

Dalam forum yang juga dihadiri Kasie Penyuluhan dan Pembinaan Satpol PP Banyuwangi, Rachmat Iskandar, Ketua Forsuba, H Abdillah Rafsanjani dan Kapolsek Banyuwangi Kota, AKP Ali Masduki beserta jajaran, turut dijabarkan bahwa sebenarnya para pemilik homestay di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, memiliki iktikad baik untuk mengurus IMB. Tapi rata-rata mereka tidak pernah berhasil. Termasuk dalam pengurusan Izin Usaha Perdagangan (IUP) minuman keras. Meskipun diantara para pengusaha homestay, ada yang berhasil mengantongi IUP perdagangan miras.

Menanggapi penjelasan tersebut, Ketua Forsuba mengaku mendukung upaya Satpol PP Banyuwangi, dalam mendukung iklim investasi. Tapi dia berharap niatan baik tersebut bisa dibarengi dengan penegakan aturan.

“Kita juga mendukung investasi, tapi investasi yang taat hukum. Jika homestay berdiri tanpa IMB itu kan jelas melanggar Perda (Peraturan Daerah Banyuwangi), masak mau dibiarkan, ya sementara ditutup lah sampai IMB jadi,” cetus Abdillah.

Jangan sampai kasus Mojo Surf Camp Pulau Merah dan sejumlah homestay di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, menjadi citra buruk Satpol PP selaku petugas penegakan Perda. Jangan sampai masyarakat menilai Satpol PP Banyuwangi telah lalai, karena tidak melakukan tindakan saat ada kasus yang jelas-jelas melanggar.

“Nanti masyarakat kan bisa bertanya-tanya, Satpol PP kok diam saja saat ada pelanggaran Perda, ada apa,” ungkap Abdillah.

Menutup jalannya mediasi, jajaran Forsuba menggelar aksi damai pro investasi di halaman Satpol PP Banyuwangi. Disitu mereka mendukung program investasi yang sedang digalakan Pemerintah Daerah Banyuwangi. Namun tentu saja investasi yang patuh dan taat pada aturan. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Baru Dituntut 12 Tahun Bui, Hartono Kembali Diadili
Selanjutnya Video Ketua GMBI Memarahi Asisten Perekonomian Viral, Begini Respon Sesama LSM