..
Porprov 2019 Belum Dibuka, Tim Sepakbola Banyuwangi sudah Angkat Koper
Tim sepakbola Banyuwangi sebelum meninggalkan penginapan untuk balik menuju tanah kelahiran.

Porprov 2019 Belum Dibuka, Tim Sepakbola Banyuwangi sudah Angkat Koper

BANYUWANGI - Tim sepakbola Banyuwangi harus menelan pil pahit. Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawatimur VI Tahun 2019 belum dibuka tapi sudah harus angkat koper lebih cepat.

Masalah ini muncul dari jumlah atlit sepakbola yang dibawa kontingen Banyuwangi menuju Tuban. Dari 14 pemain yang telah lolos verifikasi Panitia Porprov 2019 KONI Jawa Timur hanya 9 orang saja yang datang. Sementara 5 pemain yang lain, kata KGS Syakur, justru absen.

"Setelah dicek pada official yang lima pemain sudah kembali ke klub masing-masing. Malah ada yang ke Kalimantan," papar Wakil Ketua Kontingen Banyuwangi untuk Porprov Jatim VI.

Dari penelusuran itu, lanjut Syakur, Panitia Kontingen Banyuwangi akhirnya menyarankan kepada tim sepakbola untuk pulang lebih awal. Karena dari sisi tim jelas tidak ideal. Pemain inti kurang apalagi cadangan yang tiada.

"Daripada menjadi bulan bulanan dan matahari mataharian tim lain," tambah pria yang juga menjabat Wakil Ketua III KONI Banyuwangi.

Sebetulnya ada pemain pengganti yang dibawa oleh official sepakbola. Tapi mereka tak terdaftar dalam susunan pemain yang sebelumnya disodorkan dan telah lolos verifikasi Panitia Porprov Jatim 2019 dari KONI Jatim.

"Berapa pemain pengganti yang dibawa saya tidak tahu jumlahnya. Namun karena mereka tak terverifikasi jelas tak bisa bertanding. Mau daftar ulang jelas tidak bisa karena tahapan verifikasi sudah tutup jauh sebelum kontingen Banyuwangi dilepas Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pada 2 Juli 2019," ulasnya.

Sebelumnya, tim sepakbola Banyuwangi telah mengawali laga awal melawan Sidoarjo. Lantaran jumlah pemain yang tak imbang, kontingen asal Bumi Blambangan dicukur kesebelasan lawan dengan skor telak 5-1, Selasa (2/7/2019), di Stadion Loka Jaya Tuban.

Manager sepakbola kontingen Banyuwangi, Eko Priyono, mengatakan saat tehnical meeting baru tahu jumlah pemain yang didaftarkan dan lolos verifikasi hanya 14 orang. Padahal usai main pra Porprov di Lumajang jumlah atlitnya 23 pemain.

"Pemain yang lolos pra Porprov mestinya secara otomatis lolos verifikasi. Tapi pihak KONI Jatim tidak mau mengesahkan. Akhirnya kami memutuskan untuk pulang lebih awal dan tidak melakoni laga melawan Tuban," bebernya.

Panitia Disiplin (PD) Cabang Olahraga Porprov Jatim VI, Asyari, menegaskan jika masalah yang menimpa Banyuwangi hanya soal internal. Soal pengesahan nama - nama pemain sudah selesai di tingkat KONI Jatim.

"Semua tergantung panitia pelaksana. Masalah Banyuwangi itu urusan mereka," tepisnya saat ditemui di Stadion Lokajaya Tuban, Rabu (3/7/2019). SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Kiat Kepala PN Denpasar Terapkan Sistem Online
Selanjutnya Jual Jamu Obat Kuat, Ibu ini Dihukum 2,5 bulan