..
Pengawas TPS Kota Banyuwangi Perangi Serangan Fajar
Ketua Panwascam Kota Banyuwangi Hidayatur Rohman (kacamata hitam) sedang memimpin apel.

Pengawas TPS Kota Banyuwangi Perangi Serangan Fajar

BANYUWANGI - Coblosan kurang sehari lagi. Siaga telah dilakukan 349 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Kecamatan Kota Banyuwangi.

Senin (15/4/2019) sore, petugas di bawah kendali Panwascam Kota Banyuwangi ini menjalani Apel Gerakan Kawal Pemilu Aman, Damai, dan Kondusif di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria pukul 14.30 WIB. Apel dipimpin Ketua Panwascam Kota Banyuwangi, Hidayatur Rohman.

"PTPS sudah bekerja sejak masa tenang, Minggu (14/4/2019) kemarin. Apel kita gelar untuk menyatukan semangat agar tugas pengawasan selama masa Pemilu Serentak 17 April 2019 di 18 kelurahan berjalan aman dan lancar," ungkap Hidayatur Rohman.

Disamping bekerja di TPS ketika hari pencoblosan, PTPS pada masa tenang diminta untuk mengawasi serangan fajar di masing - masing wilayah tugasnya. Sehingga kecurangan pemilu dapat diminimalisir.

"Semua titik kita awasi, jangan sampai ada serangan fajar sehingga merusak marwah pemilu yang jujur dan adil. Petugas PTPS bahkan kita minta untuk menertibkan alat peraga kampanye yang masih kokoh terpasang di jalanan," tegasnya.

Menurut Hidayatur Rohman, kawasan pesisir Kelurahan Sobo dan Kertosari menjadi daerah paling rawan di wilayah Kecamatan Kota Banyuwangi. Penilaian ini merujuk kejadian pada pilkada lalu.

"Pernah terjadi namun kami tidak dapat membuktikan. Karena itu wilayah pesisir di dua kelurahan ini kita tetapkan sebagai zona rawan," tukasnya.

Usai apel, PTPS menggelar aksi simpati dengan menyebarkan pampflet kepada pengendara kendaraan yang melintas di depan Kantor Bupati Banyuwangi. Selebaran itu berisi sejumlah larangan pada masa tenang, meliputi politik uang dan menyebar berita hoax. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Puting Beliung Bikin Pengunjung GWD Histeris
Selanjutnya Demo Pilpres, Puluhan Mahasiswa Papua Diamankan