..
Mr X Tewas Penuh Luka di Sawah
Aparat Kepolisian Sektor Songgon dan Unit Identifikasi Polres Banyuwangi melakukan olah TKP plus evakuasi.

Mr X Tewas Penuh Luka di Sawah

BANYUWANGI - Mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan tengkurap di areal persawahan Dusun Watugowok, Desa Sragi, Kecamatan Songgon. Di sebagian jujur tubuhnya terdapat sejumlah luka.

Kematian mengenaskan Mr X pada Kamis 20 Juni 2019 ini mengejutkan warga sekitar. Orang pertama yang menemukan korban adalah Sunaryo (50), petani setempat. Pukul 06.00 saksi berangkat ke sawah untuk memanen padi.

"Sampai di lokasi ( TKP ) Sunaryo menemukan seorang mayat laki- Laki dengan posisi tertelungkup di area sawahnya. Saksi kemudian menutupi tubuh mayat tersebut dengan plastik," papar Ajun Komisaris Polisi (AKP) Bakin.

Perwira pertama yang menjabat Kapolsek Songgon itu melanjutkan, saksi kemudian melapor kepada Kepala Dusun Watugowok, Rohmad (43). Peristiwa itu kemudian diterima aparat Polsek Songgon sekitar pukul 08.45 WIB dari perangkat Desa Sragi.

"Saya memimpin lima personil anggota untuk olah TKP. Ditambah tiga personil dari Polres Banyuwangi serta dua petugas dari Puskesmas Songgon sehingga berjumlah 11 orang termasuk saya," ungkapnya pascaevakuasi mayat.

Menurut AKP Bakin, ketika proses evakuasi tubuh korban terlihat mulai membusuk. Terdapat bercak darah di sekitar lokasi kejadian. Makanya Unit Identifikasi Polres Banyuwangi dihadirkan ke TKP.

"Luka korban antara lain di perut, wajah dan lengan sebelah kiri. Korban sudah dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk dilakukan autopsi," tandasnya.

Sekarang petugas Unit Reskrim Polsek Songgon bersama Satuan Reserse Kriminal Polres banyuwangi sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Aparat ingin mengungkap apa sebenarnya penyebab kematian korban.

Luka dan bercak darah akan diketahui setelah autopsi. Apakah kematian korban dibunuh seseorang hasilnya bisa diketahui lewat autopsi dan serangkaian penyelidikan. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya 2 Jam Perwakilan Alumni Kampus Temui Jokowi
Selanjutnya Kosumsi Sabu, Guide Frelance ini Diganjar 4 tahun Penjara