..
Menyikapi Hasil Rekapitulasi, Saksi Gerindra Tandatangan - Saksi Capres 02 Menolak

Menyikapi Hasil Rekapitulasi, Saksi Gerindra Tandatangan - Saksi Capres 02 Menolak

BANYUWANGI - Hasil rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Banyuwangi disikapi berbeda oleh internal saksi pendukung paslon capres - cawapres 02 serta Partai Gerindra. Perbedaan itu terkait tandatangan hasil rekap.

Saksi Partai Gerindra Kabupaten Banyuwangi, Makik Sihombing, bersedia menandatangani hasil rekapitulasi hasil suara tingkat kabupaten yang digelar di Hotel Mirah Banyuwangi. Tandatangan itu tertuang pada lembar DB-KPU pada kolom saksi parpol.

"Untuk pileg kita tandatangan, baik C1 maupun DB-KPU," jelas pria yang akrab disapa Makik.

Menurut Makik, dirinya selaku saksi parpol menerima dan menandatangani hasil pileg karena hasil rekapnya tak bermasalah. Dan keputusannya itu sudah dikomunikasikan dengan partai koalisi yang lain . 

"Sebelum tanda tangan saya sempat bilang ke Partai PKS kalau saya tandatangan. Pernyataan saya waktu itu diterima," jelasnya. 

Sementara, saksi capres - cawapres 02 berbeda sikap. Dalam lembar yang sama, kolom saksi capres 02 tak ditandatangani.

Padahal usai serimonial penutupan rekapitulasi suara tingkat kabupaten, H Hasan Busairi yang diberi mandat selaku saksi capres - cawapres 02 menjelaskan kepada wartawan bersedia menandatangani hasil rekap meskipun ada persoalan di tiga kecamatan. Tiga wilayah yang dipersoalkan itu antara lain, Kecamatan Muncar, Kalipuro dan Wongsorejo.

"Khusus Muncar kami keberatan. Begitu pula di Kalipuro. Untuk Wongsorejo ada saksi dari Partai Gerindra menemukan kekeliruan. Untuk tiga ini belum bisa kami tanda tangani," jelasnya.

Walau begitu, Haji Hasan, mengakui secara umum Pemilu 2019 di Banyuwangi sudah baik. Karena itu dirinya menerima hasil rekap di 22 kecamatan dan hanya menolak yang tiga PPK.

"Kami siap untuk tanda tangan hasil rekapitulasi yang 22 kecamatan. Kami cuma menolak yang tiga wilayah saja," jelasnya.

Ini, kata Haji Hasan, adalah sikap pribadi dan nuraninya. Sebagai penganut Islam yang taat tidak mungkin mengingkari hatinya.

"Saya tidak pernah ada instruksi begitu. Jadi kejujuran ini harus dipakai. Identitas Islam itu kejujuran. Siapapun yang mengintruksikan berbanding terbalik daripada agama saya tolak. BPN tak pernah mengintruksikan begitu, intruksinya baik - baik," jawabnya membantah jika langkahnya bertentangan dengan instruksi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi yang menolak hasil rekapitulasi.

Rekapitulasi lima surat suara tingkat Kabupaten Banyuwangi telah ditetapkan pada pukul 23.22 WIB, Sabtu (4/5/2019). Saksi dari seluruh partai politik mengaku menerima hasil rekap yang digelar KPU di Hotel Mirah. SUBAHRODIN YUSUF 

Sebelumnya Gebrakan Kasipidum Denpasar Diapresiasi Banyak Kalangan
Selanjutnya Dugaan Kasus Korupsi Ziarah Wali Songo “Raib"