..
Gakkumdu Periksa Ketua DPC Demokrat dan Kades Gumirih
Michael Edy Hariyanto (kiri) sedang berbincang dengan Kades Sumberarum, Ali Nur Fatoni (kanan) di Kantor Bawaslu Banyuwangi.

Gakkumdu Periksa Ketua DPC Demokrat dan Kades Gumirih

BANYUWANGI - Aparat Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) memeriksa dua terlapor kasus dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu. Pemeriksaan awal ini digelar di Kantor Bawaslu Banyuwangi di Jalan Dr Soetomo.

Kedua terlapor itu masing - masing Ketua DPC Demokrat Banyuwangi Michael Edy Hariyanto dan Kades Gumirih Murai Ahmad. Murai menjadi terlapor yang pertama kali menjalani pemeriksaan. Setelah itu baru Michael yang diperiksa Gakkumdu.

Menurut Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Banyuwangi, Anang Lukman, dua terlapor diperiksa dengan sangkaan pelanggaran yang berbeda. Untuk kades sesuai laporan Helmi Rosyadi diduga melanggar pasal 282 UU Pemilu No. 07 tahun 2017. Sedangkan Michael disangka melanggar pasal 280 karena kampanye di kantor pemerintahan.

"Saudara Michael ada 27 pertanyaan. Termasuk soal kehadirannya di Musrenbang Desa Gumirih, apakah ada unsur kampanyenya atau tidak. Kalau suadara Murai Ahmad ada 23 pertanyaan terkait pasal yang disangkakan pelapor," paparnya kepada wartawan.

Selanjutnya, Gakkumdu akan memanggil ketua partai lain yang mendapat undangan dari Kades Gumirih Murai Ahmad. Dua nama petinggi parpol itu adalah Ketua PKB H Joni Subagyo dan Ketua PPP H Ahmad Fauzan. Gakkumdu juga akan memanggil Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Pemkab Banyuwangi untuk mengetahui soal tehnis musrenbang.

"Dua saksi dari pihak pelapor sudah kita panggil untuk dimintai kesaksian. Namun keduanya menolak memberikan keterangan. Pelapor sendiri tidak hadir memenuhi panggilan Gakkumdu untuk menjalani pemeriksaan awal," tambah Anang.

Pasca pemeriksaan Michael menegaskan bahwa kehadirannya di acara Musrenbang Desa Gumirih tidak ada kampanye politik. Dia hanya memberikan pembelajaran politik kepada warga. Dan dirinya tahu di balai desa tak boleh kampanye.

"Saya hanya diberi waktu lima menit. Dan yang saya sampaikan hanya mengutip penyair Jerman, tidak ada kampanye," tepisnya.

Tidak kali ini saja Michael menghadiri musrenbangdes. Tahun lalu dia juga hadir di Balai Desa Gumirih mengikuti acara yang sama dengan salah satu anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi PDIP. Selain Desa Gumirih ada Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, yang dihadirinya.

"Dulu tidak ada masalah, baru kali ini dipersoalkan. Kehadiran saya tetap sebagai ketua partai," tegasnya.

Sementara, Murai Ahmad mengaku tidak tahu Michael Edy Hariyanto yang diundang dalam Musrenbang Desa Gumirih pada 24 Desember 2018 mengenakan jaket bersimbol partai. Dan dirinya tidak mau persoalan musrenbang di desanya dikaitkan dengan politik.

"Tadi sudah saya sampaikan kepada petugas, tolong jangan kaitkan ini dengan politik. Dalam otak saya tidak ada pikiran seperti itu," tandasnya. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Deklarasi Komponen Relawan Prabowo-Sandi di Bali
Selanjutnya APK Dirusak, Caleg Lapor Bawaslu