..
Gaet Millenial, Banyu Biru Djarot Garap Film Pendek
Banyu Biru Djarot (pakai kaos tiga jari) sedang memberi pengarahan kepada para aktris yang terlibat dalam pembuatan film pendek.

Gaet Millenial, Banyu Biru Djarot Garap Film Pendek

BANYUWANGI - Tidak banyak ide kreatif yang digulirkan seorang caleg untuk menggaet pemilih millenial. Padahal suara kalangan ini sangat potensial untuk mendongkrak elektabilitas partai serta caleg dalam pemilu legislatif maupun presiden 17 April 2019 mendatang.

Banyu Biru Djarot, caleg DPRRI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), coba menggarapnya. Sejumlah anak muda eks Jebeng Tholik digandeng dalam pembuatan film pendek bertemakan edukasi soal pencoblosan.

Penggarapan film ini melibatkan sebuah rumah produksi asal Jakarta. Durasinya berkisar 60 detik. Nah, Senin (4/3/2019) sore, dimulai proses reading dan pengambilan gambarnya.

"Kaum millenial adalah pemilih pertama yang sangat penting. Mereka kadang belum bisa membedakan warna kertas suara coblosan," ungkapnya disela - sela melihat proses syuting film pendek di Rumah Pemenangan Banyu Biru Djarot di Jalan Kartanegara No. 01 Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi.

Ide pembuatan film ini juga muncul berdasarkan pengalaman Banyu Biru Djarot ketika menemui simpatisannya di Situbondo serta Bondowoso. Pemilih usia tua yang sudah terbiasa mengikuti pencoblosan saat pemilu bahkan masih banyak yang salah.

"Sudah kita ajari masih saja salah. Warna kertas suara hijau disebut biru. Angka kesalahan dalam latihan coblosan yang kami gelar mencapai 30 persen. Lha kalau seribu orang berarti yang salah 300 dong. Sementara diiklim demokrasi satu suara sangat menentukan kemenangan," urainya.

Anak muda suka yang lucu dan heboh. Menggugah kepedulian politik bagi kalangan millenial tentu sangat penting. Pola pendekatannya tentu harus menggunakan cara yang digemari anak muda agar mudah terpikat kemudian menjatuhkan pilihan politiknya. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Sumail Abdullah : Kunci Keamanan Rawatlah Kebinekaan
Selanjutnya Gubernur Koster Ingin Transportasi Pariwisata di Bali Punya Standarisasi