..
Diduga Dilempari Molotov, Dua Motor Nyaris Ludes    
Petugas kepolisian melakukan olah tkp/ema

Diduga Dilempari Molotov, Dua Motor Nyaris Ludes    

Suksesinews.net, Denpasar - Teriakan Rasinem membuat gempar pemilik dan penghuni rumah kos di Jalan Irawan nomor 1 Banjar Liligundi, Ubung Kaja, Denpasar, Kamis (14/3) dinihari. Perempuan asal Cilacap itu mendapati dua sepeda motor yang parkir di garase terbakar yang diduga akibat lemparan molotov.      

Kejadian sekitar pukul 03.00 wita itu mengakibatkan motor Scoopy merah DK 3659 DE milik Ngurah Putu Pratama terbakar di bagian dek depan sebelah kiri, tempat barang,reting depan kiri, sayap kiri serta dek bawah.  

Api juga mengenai motor Astrea Prima DK 5803 DT milik Putu Sunartawan dan mengalami kerusakan di bagian sadel, lampu reting, tutup aki, lampu depan, dek bawah stang motor, sayap depan bagian belakang serta pijakan kaki kiri. “Sunartawan ini pemilik rumah dan Ngurah Putu Pratama adalah anaknya,”kata sumber petugas.  

Awalnya, Rasinem yang kos di TKP terbangun dari tidur karena mendengar suara sepeda motor berhenti depan rumah.  "Dia awalnya mengira suara kendaraan anak kos tapi dari jendela kaget melihat api menyala di garase,”ujarnya.

Saksi bergegas keluar dan mendapati dua sepeda motor milik tuan rumahnya terbakar. Rasinem berteriak kebakaran hingga pemilik kendaraan beserta tetangga kos keluar kemudian api dipadamkan menggunakan air dan pasir.

Sementara, Ngurah Pratama (29) menyebutkan bahwa setelah api berhasil dipadamkan dilihatnya ada pecahan botol dan sumbu  di depan kiri motor Scoopy. Ia juga mencium bau bensin. Kejadian tersebut tidak sampai mengakibatkan korban jiwa hanya kerugian material sekitar Rp 2 juta.  

Polsek Denpasar Barat dan Polresta Denpasar yang melakukan olah TKP menduga  botol berisi bensin diduga Molotov tersebut dilempar oleh pelaku dari luar pagar rumah.    

Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kami masih meminta keterangan saksi-saksi dan menunggu pemeriksaan labfor terkait barang yang ditemukan di TKP seperti botol, sumbu dan juga minyak,”ujarnya di Polresta Denpasar.  

Ruddi juga mengklarifikasi terkait informasi adanya suara ledakan sebelum kebakaran.  “Dari keterangan saksi mendengar suara botol pecah kemudian keluar api, bukan suara ledakan,”tegas mantan Wadir Reskrimsus Polda Bali ini.  

Ia menambahkan, pihaknya masih memintai keterangan dua orang saksi dalam kejadian tersebut. Apakah pemilik rumah sempat punya masalah dengan seseorang ?  “Itu masih didalami lagi dan mudah-mudahan secepatnya terungkap,”ujarnya sembari menyebutkan bahwa korban bekerja sebagai satpam dan juga mantan pecalang di wilayah setempat. Ema/suksesinews

Sebelumnya Mayat Pria asal Bekasi Mengambang di Sungai
Selanjutnya Sri Mulyani 1000 % Dukung Penguatan Desa Adat