..
APK Dirusak, Caleg Lapor Bawaslu
Muhkojin, caleg DPRD Banyuwangi dari Partai Kebangkitan Bangsa di dapil 4 saat melapor ke Bawaslu.

APK Dirusak, Caleg Lapor Bawaslu

BANYUWANGI - Tensi politik di The Sunrise of Java jelang Pemilu Legislatif 2019 mulai hangat. Senin (11/2/2019), dua calon legislatif dari partai berbeda melapor ke Bawaslu Banyuwangi soal dugaan perusakan alat peraga kampanye (APK).

Subur Riyanto melapor secara bersama ke Bawaslu dengan Muhkojin. Subur datang selaku tim sukses Banyu Biru Djarot, caleg DPRRI dari PDIP. Sedangkan Muhkojin merupakan calon legislatif DPRD Banyuwangi dari daerah pemilihan 4 meliput Kecamatan Purwoharjo, Bangorejo, Gambiran, Tegalsari, Siliragung dan Pesanggaran ynag diusung PKB.

"APK yang rusak jumlahnya banyak, 509 unit. Model perusakannya seperti disilet. Namun yang kami laporkan ke Bawaslu karena disertai bukti rekaman dan foto hanya satu unit yang terjadi di Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung," tukas Subur yang menjadi tim pemenangan Banyu Biru Djarot di dapil 4.

Jumlah APK milik Muhkojin yang dirusak ada tiga unit. Lokasinya ada di Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung. Tiga APK itu diketahui hilang dari lokasi pemasangan pada Rabu (7/2/2019) pagi.

"APK yang dirusak 3 unit terdiri dari 2 ukuran 2x3 meter dan 1 ukuran 1,5 m x75 cm. Rusak setelah tiga hari diperbaiki," katanya usai melapor.

Dia memperkirakan aksi perusakan berlangsung pukul 01.00 dinihari di tanggal yang sama. Pelaku ditengarai warga setempat. Identitasnya sudah diketahui dan telah dilaporkan ke Bawaslu.

"Aksi pelaku sudah meresahkan masyarakat. Tidak hanya kasus perusakan APK tapi juga perkara lain," jelasnya.

Lantas siapa pelaku perusakannya? Identitas pelaku sudah diketahui dan telah diserahkan kepada Bawaslu. Menurut Subur Riyanto, pelakunya kader PDIP sendiri. "Gak apa - apa kita laporkan kader kita sendiri," ucapnya. SUBAHRODIN YUSUF

Sebelumnya Gakkumdu Periksa Ketua DPC Demokrat dan Kades Gumirih
Selanjutnya Kasipidum Berdalih Tidak Tau Soal Tuntutan 8 Bulan Kasus Pembunuhan