..
4 Debkolektor Tersandung Hukum, PT BFI Finance Salahkan PT AGMI
Ciko (baju biru) perwakilan dari PT BFI Finance.

4 Debkolektor Tersandung Hukum, PT BFI Finance Salahkan PT AGMI

BANYUWANGI - Keempat debkolektor yang diamankan aparat Polsek Bangorejo rupanya belum mengantongi sertifikat kompetensi debkolektor. Keterangan ini dilontarkan kuasa hukum empat jurutagih, Sugeng Setiawan.

"Mereka di BFI Finance selaku karyawan eksternal. Setahu kami belum punya sertifikat kompetensi sebagai debkolektor," akunya kepada wartawan di Mapolsek Bangorejo, Senin (22/4/2019).

Versi Legal BFI Finance Area 16 B Malang - Banyuwangi, Ciko, pun menegaskan bahwa empat debkolektor yang kini berurusan dengan polisi bukan karyawannya. Mereka berasal dari pihak ketiga selaku penyedia jasa penagihan kredit bermasalah yang bekerja sama dengan BFI Finance Banyuwangi.

"Kami sudah turunkan surat kuasa ke pihak ketiga. Dalam surat kuasa disebutkan apa yang dilakukan pihak ketiga tidak boleh melanggar peraturan perundangan," ucap Ciko.

Terkait perintah penarikan, PT BFI Finance telah memberikan kuasa kepada pihak ketiga, yakni PT AGMI. Sejauh ini soal prosedur penarikan yang dijalankan benar atau salah belum diketahui. Dia bahkan membantah telah memberikan perintah lisan.

"Kita bisa buktikan, perintah lisan atau kuasa. Karena kalau perintah lisan kita tidak tanggungjawab," tepisnya.

Terkait permasalahan hukum yang kini mendera empat debkolektor, kata Ciko, menjadi tanggungjawab PT AGMI. Karena PT BFI Finance telah memberikan kuasa penarikan sepenuhnya kepada perusahaan itu.

"Kami datang ke sini (Polsek Bangorejo) karena ada jaminan kredit yang diamankan. Itu yang ingin kami pastikan," tukasnya. SUBAHRODIN YUSUF 

Sebelumnya Empat Debkolektor Diamankan Polisi Gara - Gara Honda Jazz
Selanjutnya Oknum Sipir LP Kerobokan Ambil Ekstasi Atas Perintah Napi, Disamarkan ke Bungkus Kopi